Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera berkoordinasi intensif dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk menangani gangguan operasional listrik di sejumlah wilayah Jawa.
Langkah ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat di media sosial X.
>>> Transmart Full Day Sale 14 Juni 2026: Diskon 50%+20% Peralatan Makan
Pemerintah berupaya memastikan penanganan berjalan cepat agar pasokan listrik kembali normal. Pihak otoritas terkait terus memantau perkembangan pemulihan di lapangan.
Penjelasan PLN dan ESDM
Pelaksana tugas (Plt. ) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan koordinasi terus dilakukan untuk memastikan gangguan segera teratasi.
Sementara itu, Institute for Essential Service Reform (IESR) menduga pemadaman dipicu rendahnya cadangan bahan bakar di sejumlah PLTU sistem Jawa-Bali.
>>> Jadwal KRL Solo Jogja 13 Juni 2026: Berangkat dari Pagi hingga Malam
CEO IESR Fabby Tumiwa mengatakan keterbatasan pasokan batu bara membuat HOP di bawah batas aman.
Juru bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa ketersediaan bahan bakar pembangkit masih aman. "Tidak ada batu bara menipis.
>>> Alam Sutera Realty Bagikan Dividen Tunai Rp 29,47 Miliar
Memang ada beberapa gangguan terkait teknis," ujarnya. Ia juga membantah isu pemadaman massal.
EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, memastikan sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik.
Meski ada kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan, pemadaman total secara serentak tidak terjadi.
>>> Kemenkes Batasi Kenaikan Harga Obat Maksimal 20 Persen
PLN mengimbau masyarakat tidak panik dan tidak mempercayai rumor blackout yang beredar. Perusahaan menegaskan kondisi tersebut tidak terjadi.