PT BYD Motor Indonesia resmi meluncurkan kendaraan plug-in hybrid (PHEV) pertamanya, BYD M6 DM, di Jakarta.
MPV keluarga ini dibanderol mulai Rp298 juta untuk varian terendah hingga Rp390 juta untuk varian tertinggi (OTR Jakarta).
Strategi Transisi ke Kendaraan Listrik
Langkah ini dinilai strategis oleh manajemen BYD dalam merespons masa transisi pasar otomotif Indonesia menuju era kendaraan listrik penuh.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan strategi ini cocok dengan kondisi pasar Indonesia yang masih dalam masa transisi.
Ia juga menyoroti efisiensi dan fleksibilitas kendaraan keluarga, terutama setelah adanya penyesuaian harga BBM domestik sebesar 32 persen.
"Apalagi di tengah kondisi yang tidak menentu saat ini, harga BBM juga baru naik 32 persen, maka diperlukan kendaraan keluarga yang relevan," ujar Eagle Zhao.
Dua Model, Lima Varian
Untuk memberikan pilihan luas, BYD membagi M6 DM ke dalam dua model utama: Classic dan Cross. Masing-masing memiliki beberapa varian harga.
Operation Director PT BYD Motor Indonesia, Nathan Sun, menjelaskan bahwa berdasarkan studi, mereka menghadirkan dua model tersebut.
Varian Classic Standard dibanderol Rp298 juta, Classic Dynamic Rp318 juta, Cross Advanced Rp360 juta, Cross Superior Rp380 juta, dan Cross Superior Captain Rp390 juta.
Spesifikasi dan Performa
BYD M6 DM memiliki dimensi panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, jarak sumbu roda 2.800 mm, dan ground clearance 170 mm.
Mobil ini memadukan mesin bensin 1.498 cc dengan motor listrik teknologi DM generasi terbaru melalui transmisi E-CVT.
Akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam 9,1 detik.
Tersedia dua opsi baterai BYD Blade Battery berbasis LFP: 7,4 kWh untuk jarak listrik 40 km dan 18,3 kWh untuk jarak tempuh hingga 110 km.