Investor asing kembali melakukan aksi borong saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pada perdagangan sesi I, Jumat (12/6/2026), mereka mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy senilai Rp 492,4 miliar.
>>> Pemerintah Australia Khawatirkan Ketergantungan pada Starlink
Dua saham yang menjadi sasaran utama adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
Informasi ini berdasarkan data BEI yang dirilis oleh Stockbit Sekuritas.
Net Buy BBCA Capai Rp 182,3 Miliar
Investor asing membukukan net buy pada saham BBCA sebesar Rp 182,3 miliar berdasarkan harga rata-rata sesi I.
Volume perdagangan saham bank swasta terbesar ini mencapai 30,36 juta saham.
>>> Capcom Luncurkan Ulang Capcom Town dengan Fitur Interaktif Baru
Aksi beli di pasar reguler terjadi saat harga saham BBCA menguat. Saham BBCA naik 4,29% ke level Rp 6.075 pada saat laporan dibuat.
Dalam sebulan terakhir, saham BBCA melemah 1,22%. Secara year to date (ytd), harga saham BBCA turun 24,7%.
Data IDX menunjukkan saham BBCA telah ditransaksikan sebanyak 235,2 juta saham. Frekuensi transaksi mencapai 41,4 ribu kali dengan nilai total Rp 1.412 triliun.
Aktivitas ini melanjutkan tren perdagangan Kamis (11/6/2026). Pada hari sebelumnya, investor asing juga memburu BBCA dengan net buy Rp 387,9 miliar.
DSSA Diborong Rp 126,7 Miliar
Investor asing juga mengincar saham DSSA dengan net buy Rp 126,7 miliar berdasarkan harga rata-rata sesi I.
>>> Startup Tools for Humanity PHK Karyawan Akibat Regulasi Ketat
Volume saham yang ditransaksikan mencapai 160,5 juta saham.
Penambahan posisi oleh asing di pasar reguler beriringan dengan kenaikan harga saham DSSA. Saham DSSA melonjak 8,2% ke level Rp 790.
Dalam sebulan terakhir, saham DSSA melemah 30,4%. Secara year to date, saham DSSA sudah merosot 80,4%.
Berdasarkan data IDX, saham DSSA telah diperdagangkan hingga 831,8 juta saham. Frekuensi transaksi tercatat 58,29 ribu kali dengan nilai total Rp 656,7 miliar.
>>> Kurs Rupiah 12 Juni 2026 Menguat ke Level Rp 17.915 per Dolar AS
Aksi beli bersih hari ini membalikkan tren perdagangan Kamis (11/6/2026). Saat itu, investor asing melakukan net sell pada DSSA senilai Rp 166,9 miliar.