⌂ Beranda News PT Phapros Tbk Bagikan Dividen Tunai 15 Persen dari Laba 2025

PT Phapros Tbk Bagikan Dividen Tunai 15 Persen dari Laba 2025

PT Phapros Tbk Bagikan Dividen Tunai 15 Persen dari Laba 2025
RUPS Tahunan PT Phapros Tbk membahas dividen
A A Ukuran Teks16px

PT Phapros Tbk (PEHA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar 15 persen dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar di Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

>>> ECB Buka Peluang Naikkan Suku Bunga Acuan pada Juli 2026

Sisa laba bersih yang tidak dibagikan sebagai dividen akan dialokasikan sebagai dana cadangan belanja modal (capital expenditure/CAPEX).

Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan kepatuhan (compliance) perusahaan.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPS mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian 2025.

Pertemuan tersebut juga menetapkan gaji serta tunjangan direksi dan komisaris untuk tahun buku 2026, menunjuk akuntan publik, serta menyetujui transaksi material.

Kinerja Keuangan Membaik Signifikan

Pembalikan kinerja keuangan menjadi landasan keputusan ini.

Phapros membukukan laba bersih sebesar Rp27,4 miliar pada 2025, membaik signifikan dari posisi rugi yang mencapai Rp290,6 miliar pada tahun 2024.

>>> Bank Mandiri Jadi Bank RI Pertama yang Terhubung Langsung ke Sistem CIPS China

Lonjakan penjualan bersih menyentuh angka Rp940,88 miliar, atau tumbuh 26,34 persen secara tahunan.

Pertumbuhan penjualan terjadi di seluruh lini produk, dengan segmen obat bebas (OTC) naik 43,20 persen, obat generik berlogo (OGB) tumbuh 13,95 persen, dan segmen ethical meningkat 55 persen.

Langkah efisiensi juga menekan beban pokok penjualan (COGS) sebesar 5,41 persen menjadi Rp448,37 miliar. Beban usaha turun 14,64 persen menjadi Rp406,43 miliar.

Rasio COGS terhadap penjualan terpangkas dari 63,65 persen pada 2024 menjadi 47,65 persen pada 2025.

Struktur neraca perusahaan menunjukkan penurunan total liabilitas sebesar 7,45 persen menjadi Rp959,70 miliar. Ekuitas naik 8,74 persen menjadi Rp427,47 miliar.

Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat positif Rp123,76 miliar dengan saldo kas per 31 Desember 2025 mencapai Rp120,98 miliar.

Direktur Utama Phapros Intan Abdams Katoppo menjelaskan bahwa keputusan pembagian dividen ini diambil menyusul torehan kinerja positif perusahaan sepanjang tahun 2025.

>>> Snowflake Resmi Luncurkan CoWork, Sistem Operasi Agen AI untuk Perusahaan

"Phapros berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen.

Hal ini mencerminkan kinerja keuangan Phapros yang solid dan sehat serta memiliki fundamental bisnis yang kuat," ujar Intan dalam Paparan Publik Phapros di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Keberhasilan efisiensi produksi perusahaan dinilai tidak lepas dari penerapan strategi restrukturisasi biaya yang dijalankan manajemen sepanjang tahun buku 2025.

"Strategi cost restructuring sepanjang tahun 2025 terbukti berhasil dalam melakukan efisiensi produksi," kata Intan.

Capaian positif ini dipandang menjadi momentum dan motivasi tambahan bagi manajemen dalam menjaga pertumbuhan bisnis perseroan ke depan.

"Parameter-parameter positif yang telah diukir sepanjang tahun buku 2025 ini, menjadi semangat baru bagi Manajemen untuk membuktikan bahwa Phapros dapat terus tumbuh dan memenuhi harapan shareholders secara berkelanjutan.

>>> Aktor Muzakki Ramdhan Alami Penganiayaan di Toilet Mal Jakarta

Phapros pasti bisa, Phapros itu sehat, Sehat itu Phapros," tutup Intan.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru