PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menangani pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa.
Gangguan ini dipicu oleh kendala operasional pasokan daya pada Jumat (12/6/2026).
>>> Insta360 Luna Ultra Resmi Meluncur, Siap Saingi DJI Osmo Pocket
Informasi pemadaman sebelumnya ramai dilaporkan warga di media sosial. PLN langsung merespons untuk menjaga stabilitas distribusi listrik.
EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Jawa tetap beroperasi dan terkendali.
Meski begitu, kendala operasional menyebabkan berkurangnya pasokan di beberapa area.
>>> Intel Luncurkan Project Firefly untuk Laptop Murah Berkualitas
PLN juga menanggapi isu yang beredar tentang potensi pemadaman total serentak. Perusahaan menegaskan bahwa kondisi blackout tidak terjadi.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan di area terdampak. PLN mengimbau pelanggan untuk mengikuti informasi melalui kanal resmi, termasuk unit PLN setempat.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menyatakan pemerintah terus memantau pemulihan jaringan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan gangguan segera teratasi.
Institute for Essential Service Reform (IESR) memberikan analisis independen. CEO IESR Fabby Tumiwa menduga pemadaman dipicu rendahnya cadangan bahan bakar di sejumlah PLTU sistem Jawa-Bali.
>>> Saham Bumi Resources Melonjak 8,57% ke Rp 152 pada Sesi I
Akibatnya, pembangkit harus beroperasi di bawah kapasitas optimal. Keterlambatan pengapalan batu bara juga ditengarai terjadi karena proses administratif regulasi tahunan.
Fabby menambahkan bahwa ketergantungan pada sistem kelistrikan berbasis batu bara dan terpusat menjadi ancaman keamanan pasokan energi.
Keluhan pemadaman dilaporkan dari Bandung, Cimahi, Karawang, Purwakarta, Bogor, Cikarang, Bekasi, Cirebon, Indramayu, Semarang, Tegal, hingga Yogyakarta sejak Rabu (10/6/2026) hingga Kamis (11/6/2026).
>>> Garena Bagikan Kode Redeem Free Fire Terbaru 12 Juni 2026
PLN memastikan sistem kelistrikan Pulau Jawa terkendali. Perusahaan membantah isu blackout total setelah pemadaman bergilir akibat kendala operasional.