Kementerian Pertanian (Kementan) terus memacu peningkatan produksi pangan nasional. Komoditas beras menjadi fokus utama demi mencapai swasembada berkelanjutan.
Target produksi beras untuk periode mendatang ditetapkan sebesar 34,83 juta ton. Angka ini naik tipis 0,17% dibanding target sebelumnya yang sebesar 34,77 juta ton.
>>> KCIC Larang Warga Main Layang-Layang Dekat Jalur Kereta Whoosh
Untuk merealisasikan target tersebut, Kementan mengajukan usulan penambahan anggaran sebesar Rp22,43 triliun. Dengan tambahan ini, total pagu anggaran pertanian untuk tahun anggaran terkait menjadi Rp45,66 triliun.
Berdasarkan publikasi resmi Kementan, target produksi beras 34,83 juta ton setara dengan 60,47 juta ton gabah kering giling.
Langkah ini diambil untuk mendukung Program Kerja Prioritas Nasional di sektor kedaulatan pangan.
>>> Pendaftaran PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Ini Rincian Gaji Pokok
Target Komoditas Strategis Lainnya
Selain beras, pemerintah juga menetapkan target untuk berbagai komoditas strategis lainnya. Produksi jagung dengan kadar air 14% ditargetkan mencapai 18,23 juta ton.
Kedelai dipatok sebesar 392 ribu ton, sedangkan ubi kayu ditargetkan 17,79 juta ton.
>>> IHSG Melonjak, Investor Asing Justru Catat Net Sell Besar
Sektor perkebunan juga memiliki target, di antaranya kelapa sawit 245,4 juta ton dan tebu 42 juta ton.
Produksi kopi dibidik sebesar 791 ribu ton, kelapa 2,9 juta ton, dan kakao 633 ribu ton.
Untuk rempah-rempah, pala ditargetkan 41 ribu ton dan lada 64 ribu ton.
>>> JI BLUE Rilis Lagu Keshiki dan Puncaki Billboard Japan Hot 100
Di sektor peternakan, target produksi susu ditetapkan 922 ribu ton. Produksi telur ditargetkan 8,08 juta ton, dan pasokan daging dipatok 5,28 juta ton.