Saham PT First Media Tbk (KBLV) mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan sesi I, Rabu (10/6/2026).
Harga saham emiten Grup Lippo itu melesat 34,85 persen ke level Rp 89 per lembar.
Volume transaksi saham KBLV tercatat sebanyak 29,04 juta saham. Frekuensi perdagangan mencapai 3.056 kali dengan nilai transaksi Rp 2,50 miliar.
Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pada hari sebelumnya, volume saham yang diperdagangkan hanya 7,67 juta saham dengan frekuensi 1.273 kali dan nilai Rp 475,97 juta.
Sebelumnya, saham KBLV juga mencatatkan kenaikan 15,79 persen pada perdagangan kemarin.
Tren positif ini memutus rangkaian penutupan di zona merah yang terjadi sejak 2 Juni hingga 8 Juni 2026.
Rasio Keuangan dan Perubahan Aset
Dari sisi penilaian, rasio price to book value (PBV) First Media berada di angka 0,11 kali.
Sementara itu, rasio price earning (PER) tercatat sebesar 61,04 kali untuk dua belas bulan terakhir.
Manajemen KBLV sebelumnya memberikan klarifikasi terkait fluktuasi aset.
Total aset perseroan per 31 Maret 2026 tercatat Rp 1,86 triliun, menurun dari Rp 5,44 triliun pada 31 Desember 2025.
Penyusutan aset sebesar Rp 3,57 triliun ini terutama dipengaruhi penurunan saldo aset keuangan tidak lancar lainnya sebesar Rp 3,52 triliun.
Penurunan tersebut berasal dari investasi saham First Media di PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang dinilai menggunakan metode nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.