⌂ Beranda News Pemerintah Siapkan Subsidi Kedelai Antisipasi Dampak Rupiah Melemah

Pemerintah Siapkan Subsidi Kedelai Antisipasi Dampak Rupiah Melemah

Pemerintah Siapkan Subsidi Kedelai Antisipasi Dampak Rupiah Melemah
Ilustrasi kedelai impor yang disubsidi pemerintah
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memitigasi dampak pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus level Rp18.200 per dolar AS terhadap pelaku usaha domestik.

Gejolak kurs tersebut dilaporkan memukul sektor UMKM yang bergantung pada bahan baku impor, seperti perajin tahu dan tempe akibat tingginya ketergantungan pada kedelai luar negeri.

>>> BI Wajibkan Perbankan Salurkan Kredit ke UMKM dan Sektor Pangan

Menteri UMKM Maman Abdurrahman membenarkan adanya tekanan ekonomi yang dirasakan oleh sebagian pelaku usaha kecil akibat pergerakan mata uang asing ini.

"Kita juga harus mengakui bahwa tentunya ada impact di beberapa sektor-sektor tertentu terhadap UMKM kita," ujar Maman.

>>> Samsung Siapkan Galaxy S27 Pro dengan Chipset Exynos 2700

Maman menjelaskan bahwa komoditas pangan seperti tahu dan tempe langsung mengalami dampak karena faktor bahan baku, setelah sebelumnya komoditas plastik sempat mengalami tren serupa.

"Sampai saat ini sih kalau kita lihat, ya yang sekarang muncul kan pedagang tempe, tahu kita, karena memang ketergantungan kita terhadap bahan baku impor kedelai memang tinggi di situ," tambahnya.

Pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak panik karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah sudah memperlihatkan tanda pemulihan, disertai langkah cepat Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.

>>> Jalan Kaki Pagi atau Sore? Sesuaikan dengan Target Kesehatan Anda

"Yang terpenting kami pemerintah tidak akan tinggal diam, dan akan terus melakukan mitigasi untuk mencegah dan mengantisipasi dampak-dampak yang memang bisa berdampak kepada UMKM kita," imbuh Maman.

Subsidi Kedelai Melalui Bulog

Sebagai langkah konkret merespons situasi ekonomi global, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan alokasi subsidi komoditas kedelai impor sebesar Rp2.000 per kilogram untuk tahap awal sebanyak 250.000 ton melalui Perum Bulog.

>>> Pemerintah Siapkan Sembilan Kebijakan Fiskal Hadapi Ketidakpastian Global

"Nah, oleh karena itu tadi kita putuskan disubsidi Rp2.000 per kilogram. Pemerintah menyediakan untuk 250.000 ton pertama melalui Bulog," ujar Zulkifli.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru