⌂ Beranda News Pemerintah Siapkan Sembilan Kebijakan Fiskal Hadapi Ketidakpastian Global

Pemerintah Siapkan Sembilan Kebijakan Fiskal Hadapi Ketidakpastian Global

Pemerintah Siapkan Sembilan Kebijakan Fiskal Hadapi Ketidakpastian Global
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan kebijakan fiskal
A A Ukuran Teks16px

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan sembilan kebijakan fiskal strategis dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Rabu (10/6/2026).

Langkah ini dirancang untuk memitigasi dampak ketidakpastian ekonomi global.

>>> Yandex Luncurkan Solusi AI untuk Operator Telekomunikasi di Indonesia

Purbaya menyatakan bahwa pemerintah bersama otoritas terkait akan terus menjaga stabilitas sektor keuangan. Koordinasi kebijakan dan kepercayaan pasar juga akan diperkuat.

"Agar arus modal kembali ke level harga sesuai nilai fundamentalnya," ujar Purbaya, dikutip dari Bloomberg Technoz.

Pasar domestik diharapkan kembali menjadi penopang pembiayaan ekonomi nasional. Pasar juga diharapkan menjadi instrumen investasi yang menguntungkan.

Sembilan Kebijakan Strategis

Poin pertama hingga ketiga berfokus pada stabilitas harga BBM subsidi, harga pangan, serta pasokan energi dan stok beras.

>>> Kongres AS Jadwalkan Pemeriksaan Bill Gates Terkait Dokumen Jeffrey Epstein

Semua harus berada pada level aman.

Keempat, pemerintah menegangkan disiplin fiskal dengan mengendalikan defisit anggaran di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Kelima, efisiensi dan refocusing belanja didorong. Keenam, optimalisasi pendapatan berbasis sumber daya alam (SDA) dilakukan.

>>> Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite Mengular di Gresik

Pengaturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) serta perbaikan tata kelola ekspor SDA strategis juga diterapkan. Tujuannya menjaga stabilitas makro.

Kebijakan ketujuh berupa paket stimulus untuk melindungi daya beli masyarakat. Stimulus juga untuk keberlanjutan usaha dan pertumbuhan ekonomi.

"Antara lain diskon tiket, bantuan pangan, insentif perumahan, serta program magang dan vokasi," kata Purbaya.

Kedelapan, perbaikan pola penyerapan belanja agar lebih cepat dan merata. Kesembilan, penguatan sinergi serta kolaborasi kebijakan.

>>> Sega Siapkan Enam Paket DLC Sonic Racing CrossWorlds

Purbaya menambahkan bahwa fundamental ekonomi domestik yang kuat dan kebijakan yang semakin baik menjadi landasan kokoh. Hal ini untuk menyokong dinamika tahun 2027.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru