⌂ Beranda News Konflik AS-Iran Picu Penurunan Harga Emas ke Level Terendah

Konflik AS-Iran Picu Penurunan Harga Emas ke Level Terendah

Konflik AS-Iran Picu Penurunan Harga Emas ke Level Terendah
Grafik harga emas menurun akibat konflik AS-Iran
A A Ukuran Teks16px

Harga emas dunia mencatat penurunan tajam hingga menyentuh level US$ 4.210 per ons pada sesi perdagangan Rabu (10/6/2026).

Penurunan ini dipicu oleh serangan balasan militer Amerika Serikat terhadap Iran.

>>> Panduan Sinkronisasi Data OSN-K SMP 2026 untuk Admin Sekolah

Aksi militer AS dilakukan menyusul jatuhnya helikopter militer mereka di lepas pantai Oman. Pemerintah AS menuduh Iran bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Media pemerintah Iran IRIB mengonfirmasi terjadinya enam ledakan di Pulau Qeshm yang terletak di Selat Hormuz. Eskalasi ini berisiko mengganggu jalur transit energi vital.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan negaranya siap mengambil tindakan. Melalui akun media sosial X, ia menegaskan Iran tidak akan membiarkan serangan atau ancaman tanpa balasan.

>>> Lintasarta Luncurkan Intelligent Core untuk Integrasi Solusi Digital dan AI

Dampak pada Harga Emas dan Logam Mulia Lainnya

Harga emas sempat anjlok hingga 1,2 persen setelah pada sesi sebelumnya juga merosot 1,6 persen.

Berdasarkan data pasar, harga emas spot pada Rabu pagi berada di level US$ 4.223,82 per ons atau melemah 0,9 persen.

Penurunan ini meluas ke logam mulia lainnya seperti perak, platinum, serta paladium. Kenaikan harga energi akibat konflik memicu kecemasan global terhadap lonjakan inflasi.

>>> Dindikbud Banten Buka SPMB SMAN 2026 Jalur Domisili Lingkungan Sekolah

Kepala Riset Komoditas Global di Standard Chartered Plc Suki Cooper memperkirakan pergerakan harga emas akan semakin rentan dalam jangka pendek.

Hal ini seiring meningkatnya prospek kenaikan suku bunga.

Cooper menambahkan bahwa level dukungan teknis berikutnya untuk emas diproyeksikan pada kisaran US$ 4.100 per ons.

>>> Panduan Meningkatkan Limit DANA Cicil dengan Mudah

Saat ini nilai emas tercatat sekitar 20 persen lebih rendah dibandingkan posisi sebelum perang pecah di akhir Februari 2026.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru