Lintasarta resmi meluncurkan Intelligent Core, sebuah landasan strategis untuk mempercepat transformasi digital dan adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
Langkah ini bertujuan membantu organisasi mengintegrasikan berbagai kapabilitas teknologi ke dalam satu ekosistem yang andal.
Kebutuhan organisasi terhadap AI dan teknologi digital terus meningkat.
Oleh karena itu, diperlukan pondasi yang mampu menyatukan infrastruktur dan layanan teknologi secara terpadu untuk menciptakan dampak bisnis nyata.
"Melalui Intelligent Core, kami membantu pelanggan mengintegrasikan infrastruktur digital dan AI dalam satu solusi digital yang aman, andal, dan saling terhubung.
Dengan demikian, pelanggan dapat lebih fokus pada inovasi, pertumbuhan, dan daya saing bisnis," ujar President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan.
Empat Kapabilitas Utama dalam Intelligent Core
Melalui inovasi ini, Lintasarta menyatukan empat kapabilitas utama yang dikenal sebagai 4C. Cakupan teknologi tersebut meliputi Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI dalam satu solusi digital end-to-end.
Pengembangan Intelligent Core bertumpu pada tiga prinsip utama. Pertama, Sovereign yang menitikberatkan pada penyediaan infrastruktur dan AI yang berdaulat.
Kedua, Integrated yang mengusung metode satu solusi menyeluruh untuk menyatukan seluruh kapabilitas 4C. Ketiga, Seamless Experience yang menargetkan pengalaman digital terintegrasi dan efisien.
Dalam penerapannya, Lintasarta menggunakan pendekatan Industry Outcome Stacks yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap sektor. Langkah ini mengubah peran perusahaan dari penyedia layanan teknologi menjadi Industry Digital Infrastructure Orchestrator.
Solusi Khusus Berbagai Sektor Industri
Perusahaan menghadirkan rangkaian solusi spesifik untuk berbagai bidang. Sektor keuangan didukung lewat Secure Banking Stack, sementara sektor pemerintahan difasilitasi melalui Sovereign Government Stack.
Bagi industri manufaktur tersedia Smart Factory Stack, diikuti Connected Healthcare untuk ranah layanan kesehatan. Sektor ritel juga diakomodasi melalui solusi Omnichannel Retail untuk efisiensi operasional.
Hingga saat ini, Lintasarta telah melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi yang diperkuat oleh 74.196 jaringan di Indonesia.
Basis infrastruktur yang luas tersebut menjadi modal utama dalam mengimplementasikan integrasi 4C secara nyata di lapangan.