Permintaan investor institusi terhadap penawaran umum perdana saham (IPO) SpaceX dilaporkan membeludak hingga berkali-kali lipat dari jumlah saham yang tersedia.
Lonjakan minat ini terjadi menjelang debut bursa perusahaan roket, satelit, dan kecerdasan buatan pimpinan Elon Musk pada pertengahan Juni 2026.
>>> Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia Turun 10 Juni 2026
Minat investasi tambahan muncul setelah manajemen perusahaan menggelar serangkaian pertemuan dengan para investor. Pengelola investasi jangka panjang berskala besar menjadi fokus utama alokasi saham institusi ini.
Beberapa pesanan mencapai nilai sekitar US$10 miliar atau setara Rp180,5 triliun per institusi.
Laporan dari Bloombergtechnoz menyebutkan bahwa penawaran saham tersebut telah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dalam jumlah besar sejak awal pekan.
Jadwal dan Detail IPO
Bank penjamin emisi menjadwalkan batas akhir penerimaan pesanan investor institusi pada Rabu pukul 16.00 waktu New York.
>>> Bank Danamon Salurkan Fasilitas Kredit Rp500 Miliar ke Akulaku Finance
SpaceX berencana menetapkan harga saham pada 11 Juni 2026 dan memulai perdagangan resmi di hari berikutnya.
Perusahaan menawarkan sebanyak 555,6 juta saham dengan harga tetap US$135 per saham untuk menghimpun dana sekitar US$75 miliar.
Target penghimpunan dana tersebut berpotensi memberikan valuasi SpaceX mencapai US$1,8 triliun.
Angka ini diproyeksikan menjadikan IPO SpaceX sebagai yang terbesar sepanjang sejarah, melampaui rekor debut Saudi Aramco sebesar US$29,4 miliar pada tahun 2019.
Masyarakat umum atau investor ritel masih mendapat kesempatan memasukkan pesanan saham melalui berbagai platform setelah tenggat hari Rabu.
>>> Bank Indonesia Naikkan BI Rate Jadi 5,50 Persen, Respons Gejolak Global
Manajemen mengalokasikan porsi hingga 30 persen dari total keseluruhan penawaran khusus untuk kategori investor ritel.
Langkah korporasi ini berjalan beriringan dengan dinamika industri kecerdasan buatan yang sedang berkembang pesat di bursa saham Amerika Serikat.
Kompetitor bisnis xAI milik SpaceX, yaitu OpenAI dan Anthropic PBC, juga telah mengajukan pencatatan saham secara rahasia.
Pertemuan strategis penjamin emisi Morgan Stanley bersama manajemen SpaceX, termasuk Presiden Gwynne Shotwell dan CFO Bret Johnsen, telah dilaksanakan di New York dengan menghadiri sekitar 300 investor institusi.
>>> Minat Investor Lelang SUN Terjaga, Pemerintah Batasi Pemenangan
Saham Space Exploration Technologies Corp. nantinya diperdagangkan di Nasdaq dan Nasdaq Texas dengan kode SPCX.