⌂ Beranda News Kemenkes Dukung Penataan Ulang Program Makan Bergizi Gratis

Kemenkes Dukung Penataan Ulang Program Makan Bergizi Gratis

Kemenkes Dukung Penataan Ulang Program Makan Bergizi Gratis
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang berjabat tangan
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan dukungan penuh terhadap empat langkah strategis yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menata ulang program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta pada Selasa (9/6/2026).

>>> Pemerintah Wajibkan E-Commerce Tolak Pedagang Tanpa NIB

"Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah yang telah ditetapkan jajaran pimpinan baru BGN," kata Menkes Budi.

Dukungan diberikan setelah jajaran pimpinan baru BGN berkunjung ke kantor Kemenkes untuk menyelaraskan konsep dan detail program.

Empat Langkah Penataan Ulang

Penataan ulang mencakup pemfokusan ulang penerima manfaat, moratorium pembangunan dapur baru, perbaikan dapur yang beroperasi, serta penyusunan skema khusus untuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, untuk refocusing penerima manfaat, pihaknya memerlukan dukungan Kemenkes.

Sebab fokus sasaran penerima MBG ke depan adalah kalangan 3B, yaitu Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita.

>>> 4 Hari Besar yang Diperingati Setiap Tanggal 11 Juni

"Itu menjadi domain isu Kemenkes," kata Nanik.

Menanggapi hal itu, Kemenkes menyiapkan tenaga ahli kesehatan dan gizi anak terbaik untuk mengawal pelaksanaan kebijakan di lapangan.

"Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik, silakan Ibu yang memutuskan," ujar Menkes Budi.

Pertemuan selama satu jam itu juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan struktur kepemimpinan baru di BGN yang kini menerapkan sistem kolektif kolegial.

>>> Rupiah Menguat ke Rp18.058 Setelah BI Naikkan Suku Bunga

Nanik didampingi seorang auditor keuangan berpengalaman 36 tahun dan seorang jenderal.

"Saya hanya sebagai 'ketua kelas' saja. Semua akan kami putuskan bersama," kata Nanik.

Menkes Budi menilai kehadiran figur auditor berpengalaman akan memperkuat tata kelola kelembagaan BGN.

"Bu Nanik sangat beruntung didampingi seorang auditor keuangan kawakan seperti Ibu Arum ini," kata Menkes Budi.

Sinergi berkelanjutan antarlembaga diharapkan menjadi fondasi kuat dalam pemenuhan gizi nasional jangka panjang.

>>> Pekerja SoFi Stadium Batalkan Mogok Kerja Jelang Piala Dunia 2026

"Ke depan, Insya Allah, kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin erat, dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045," kata Nanik.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru