⌂ Beranda News KPK Konfirmasi Nama Raffi Ahmad Disebut dalam Sidang Korupsi Bea Cukai

KPK Konfirmasi Nama Raffi Ahmad Disebut dalam Sidang Korupsi Bea Cukai

KPK Konfirmasi Nama Raffi Ahmad Disebut dalam Sidang Korupsi Bea Cukai
Raffi Ahmad dan logo KPK
A A Ukuran Teks16px

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, disebut dalam sidang korupsi importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Informasi tersebut disampaikan oleh Pelaksana tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, seperti dilansir Bloomberg Technoz pada Selasa (09/06/2026).

>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di Laga Kedua Garuda Championship

Kronologi Munculnya Nama Raffi Ahmad di Persidangan

Nama Raffi Ahmad muncul dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (05/06/2026).

Kemunculan itu terjadi saat pembacaan berita acara pemeriksaan dan pesan singkat WhatsApp.

Pesan tersebut berisi rencana penitipan barang elektronik berupa laptop dan iPhone dari Amerika Serikat.

>>> Betrand Peto Syok dan Menangis Lihat Video Viral Sarwendah

Permintaan pengiriman barang itu disampaikan oleh Yohanes, asisten pribadi John Field, saat Raffi mengunjungi Kantor Blueray Cargo di AS.

Isi percakapan tertanggal 15 Oktober 2025 kemudian dibacakan oleh jaksa penuntut umum.

Dalam chat tersebut, Yohanes menanyakan kepada Sri Pangestuti alias Tuti, seorang pengusaha jasa kepabeanan, apakah bisa mengirimkan laptop dan iPhone milik Raffi Ahmad.

Sri Pangestuti mengonfirmasi adanya komunikasi tersebut di hadapan majelis hakim, namun ia menolak permintaan itu.

>>> Indef Dukung Kenaikan Suku Bunga Acuan BI Jadi 5,50 Persen

"Betul ada komunikasi itu, Pak Yohanes sama Dwi akhirnya saya billing tidak usah," kata Sri Pangestuti.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan tanggapan terpisah. Ia menyatakan belum mendengar kabar mengenai disebutnya nama utusan khusus presiden tersebut dalam persidangan korupsi.

Prasetyo Hadi mengajak semua pihak untuk saling bekerja sama dan bergandengan tangan memperkuat ekonomi.

>>> Pemerintah Ubah Skema Bansos Jadi Penyaluran Tunai Berbasis AI

Pemerintah saat ini fokus bekerja sama dengan seluruh pelaku pasar guna menjaga stabilitas dan memastikan kondisi perekonomian nasional tetap berjalan baik.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru