⌂ Beranda News Dewan Konstitusional Mozambik Tetapkan Daniel Chapo Pemenang Pemilu Presiden

Dewan Konstitusional Mozambik Tetapkan Daniel Chapo Pemenang Pemilu Presiden

Dewan Konstitusional Mozambik Tetapkan Daniel Chapo Pemenang Pemilu Presiden
Daniel Chapo, presiden terpilih Mozambik
A A Ukuran Teks16px

Dewan Konstitusional Mozambik secara resmi menetapkan Daniel Chapo sebagai pemenang pemilihan presiden. Chapo meraih 65,17 persen suara dukungan dari partai Frelimo.

Pengumuman hasil resmi tersebut langsung memicu gelombang demonstrasi besar di berbagai wilayah. Aksi protes berujung pada bentrokan berdarah yang menelan korban jiwa.

>>> Saham ANTM Menguat Jelang RUPST, Dividen Jadi Sorotan

Gelombang protes pasca-keputusan dewan mengakibatkan sedikitnya 21 orang tewas dalam waktu 24 jam. Dua di antaranya adalah anggota polisi.

Pemerintah Mozambik segera mengerahkan pasukan keamanan tambahan ke lokasi konflik. Langkah ini diambil untuk meredam kekerasan dan memulihkan ketertiban umum.

>>> Enam Emiten Siap Gelar RUPS untuk Bahas Dividen

Aksi Penolakan di Maputo

Di ibu kota Maputo, aksi penolakan hasil pemilu diwarnai pembakaran dan pemblokiran jalan raya. Insiden penembakan juga terjadi sepanjang malam.

Pihak oposisi menolak keras hasil pemilu tersebut. Mereka menemukan berbagai indikasi kecurangan yang sempat disoroti tim pengawas dari Uni Eropa.

Eskalasi kekerasan yang melibatkan pendukung pemerintah dan massa oposisi telah berlangsung selama tiga pekan. Jumlah korban jiwa mendekati 30 orang.

>>> Motor Listrik Emmo JVX GT Jadi Kendaraan Operasional Makan Bergizi Gratis

Tokoh oposisi Venâncio Mondlane dilaporkan kembali ke Mozambik di tengah situasi tegang. Ia disambut kerumunan massa sebelum akhirnya dibubarkan oleh aparat.

Meskipun situasi keamanan di Maputo masih mencekam, otoritas menyatakan proses pemungutan suara telah berjalan sesuai aturan.

>>> XLSmart Targetkan Jaringan 5G Jangkau 88 Kota Akhir 2026

Komunitas internasional mendesak pemerintah dan aparat untuk menahan diri demi mencegah krisis kemanusiaan yang lebih buruk.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru