Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (9/6/2026) dibuka menguat 0,05 persen ke level 5.344.
Kenaikan ini terjadi pada pukul 9.01 WIB, dengan indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.428.
>>> IHSG 9 Juni 2026 Dibuka Menguat ke Level 5.372 Setelah Anjlok
Pergerakan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa Asia yang menghijau.
Bursa regional yang menguat pagi ini meliputi KOSDAQ, KOSPI, TW Weighted Index, PSEi, Straits Times, NIKKEI 225, Topix, CSI 300, Shenzhen Comp.
, dan Shanghai Composite.
Data perdagangan BEI setelah lima menit menunjukkan volume mencapai 4,69 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,2 triliun.
Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 170.857 kali. Sebanyak 208 saham menguat, 298 saham melemah, dan 196 saham stagnan.
>>> Yamaha Luncurkan Vino 2026 dengan Mesin Honda 49 cc di Jepang
Proyeksi dan Sentimen Pasar
BRI Danareksa Sekuritas menyebut penurunan cadangan devisa lima bulan berturut-turut menjadi US$144,9 miliar meningkatkan kekhawatiran stabilitas nilai tukar dan aliran modal asing.
Riset mereka menyatakan IHSG berpotensi melanjutkan tekanan dengan support di 5.200 dan resistance di 5.600.
Risiko utama berasal dari rupiah yang masih di atas Rp18.150 per dolar AS, terutama jika diikuti arus keluar dana asing.
Ketidakpastian global dan eskalasi konflik Iran-Israel juga menjadi sentimen risk-off. Saham pilihan BRI Danareksa adalah ADMR dan MSIN.
Phintraco Sekuritas menilai penurunan cadangan devisa berisiko menurunkan kepercayaan investor dan lembaga rating. Pemerintah didorong meningkatkan kepercayaan pasar, memacu ekspor, menekan impor, dan menarik investasi asing.
>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Lewat Layanan Digital
Secara teknikal, IHSG di bawah MA-200 monthly membuka peluang uji support 5.100. Saham pilihan Phintraco: ADMR, SILO, BRMS, dan MBMA.
CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi sentimen positif dari Wall Street yang menguat, kenaikan komoditas, dan pembatalan gross split non-migas.
Namun, pelemahan rupiah dan aksi jual asing menjadi sentimen negatif. IHSG diprediksi bervariasi cenderung melemah dengan support 5.225–5.110 dan resistance 5.460–5.575.
Saham pilihan: MBMA, PSAB, ADMR, UNVR, AMMN, dan EXCL.
Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG melanjutkan pelemahan karena tensi geopolitik, kenaikan yield obligasi, aliran keluar modal asing, dan pelemahan rupiah.
>>> Pentagon Masukkan Alibaba, BYD, dan Puluhan Perusahaan China ke Daftar Hitam
Saham rekomendasi Panin: TPIA, INDF, dan TLKM.