⌂ Beranda News IHSG 9 Juni 2026 Dibuka Menguat ke Level 5.372 Setelah Anjlok
News

IHSG 9 Juni 2026 Dibuka Menguat ke Level 5.372 Setelah Anjlok

Grafik IHSG menguat ke level 5.372
Bus listrik VKTR beroperasi di TransJakarta
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona hijau pada awal perdagangan Selasa (9/6/2026) setelah sempat merosot tajam.

Indeks saham Garuda ini terpantau di kisaran level 5.300-an.

Berdasarkan data RTI, IHSG menguat sebesar 30,02 poin atau 0,56 persen ke posisi 5.372,16 per pukul 09.04 WIB.

Awal perdagangan dibuka pada level 5.344,68.

Pergerakan indeks saham berada di rentang paling rendah 5.344,68 hingga menyentuh titik tertinggi pada level 5.428,72.

Nilai transaksi di pasar modal tercatat mencapai Rp 1,75 triliun pada pagi ini.

Volume perdagangan melibatkan 3,74 miliar lembar saham yang ditransaksikan sebanyak 120.943 kali. Sebanyak 292 saham terpantau mengalami penguatan dan 189 saham mengalami penurunan.

Sementara itu, terdapat 206 saham yang posisinya tidak mengalami perubahan atau stagnan.

Saham Perbankan Mulai Bangkit

Saham-saham sektor perbankan besar atau big banks tanah air mulai bangkit setelah kompak memerah kemarin.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,24 persen ke posisi Rp 4.910 per pukul 09.09 WIB.

Kenaikan juga dialami oleh saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar 1,99 persen menuju level Rp 3.070.

Kondisi berbeda terjadi pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang masih melemah 0,54 persen ke level Rp 3.690.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga turun 0,39 persen ke posisi Rp 2.580.

Meskipun menguat pagi ini, performa IHSG dalam beberapa bulan terakhir masih mencatatkan rapor merah.

Secara bulanan, indeks saham gabungan ini sudah menyusut sebesar 23,90 persen. Pelemahan IHSG bahkan menembus angka 35,07 persen dalam rentang waktu tiga bulanan.

Jika ditarik dalam jangka waktu enam bulanan, akumulasi penurunan indeks mencapai 35,98 persen.

Sebelumnya, IHSG menutup perdagangan pada hari Senin (8/6) dengan terlempar ke level 5.300.

Penurunan indeks saham Garuda tersebut akhirnya berhenti dan kini perlahan berpindah menuju zona hijau.

Data dari RTI Business menunjukkan bahwa IHSG anjlok hingga 4,52 persen atau kehilangan 252 poin ke level 5.342 pada penutupan kemarin.

Level tertinggi hari itu berada di angka 5.523 dan terendah di posisi 5.317.

Hingga sesi perdagangan berakhir kemarin, total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 21,22 triliun.

Aktivitas tersebut melibatkan 32,15 miliar lembar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 2.205.993 kali.

📰 Update Terbaru