Yamaha resmi meluncurkan Vino 2026 untuk pasar Jepang. Skutik bergaya retro-pop ini tetap mempertahankan desain klasik yang menjadi ciri khasnya.
Motor ini menawarkan kepraktisan tinggi untuk mobilitas harian di perkotaan. Harganya di Jepang sekitar Rp 24,2 jutaan.
>>> Prabowo Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Bidang Ketenagakerjaan
Target utamanya adalah pengendara urban yang mengutamakan kemudahan berkendara serta efisiensi bahan bakar. Yamaha Vino 2026 mengusung konsep bodi membulat dengan lampu depan bulat dan lekukan halus.
Proporsinya yang mungil membuat motor ini tampil ramah untuk berbagai kalangan pengendara.
Dimensi motor ini sangat kompak dengan panjang 1.650 mm, lebar 670 mm, dan tinggi 1.015 mm.
Jarak sumbu roda tercatat 1.180 mm dengan ketinggian jok yang ramah kaki sebesar 720 mm.
Bobot totalnya hanya 81 kg sehingga sangat mudah dikendalikan saat bermanuver di jalan sempit.
>>> IHSG 9 Juni 2026 Berbalik Menguat ke 5.344, TLKM dan BRPT Melejit
Fitur Praktis dan Kolaborasi Mesin dengan Honda
Meski berukuran kecil, skutik ini menyediakan bagasi bawah jok berkapasitas sekitar 20 liter. Bagian depan juga dilengkapi kompartemen penyimpanan terbuka untuk barang kecil.
Fitur penunjang gawai berupa soket listrik 12V sudah tersedia untuk mengisi daya smartphone. Selain itu, terdapat sistem Idling Stop yang mematikan mesin otomatis saat berhenti untuk menghemat bensin.
Sektor dapur pacu menjadi poin paling menarik. Yamaha Vino 2026 mengandalkan mesin eSP milik Honda yang diproduksi melalui kesepakatan kerja sama OEM di Jepang.
Jantung mekanisnya menggunakan mesin 49 cc, 4-tak, SOHC, 2-katup, berpendingin cairan.
Mesin ini mampu memproduksi tenaga sebesar 4,5 dk pada 8.000 rpm dan torsi puncak 4,1 Nm pada 6.000 rpm.
Output tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis CVT dengan V-belt ke roda belakang. Karakteristik mesin ini berfokus pada efisiensi konsumsi bahan bakar, suara yang halus, serta kemudahan operasional.
>>> Saham BUMI Berpotensi Menguat ke Level Resistance, BNI Sekuritas Rekomendasikan Buy on Weakness
Yamaha Vino 2026 memiliki karakter yang sangat bertolak belakang dengan Yamaha Fino 125 yang beredar di Indonesia.
Sebagai perbandingan, Yamaha Fino 125 dijual mulai dari Rp 20,4 juta untuk tipe Sporty dan Premium, hingga Rp 21,61 juta untuk tipe Grande OTR Jakarta.
Perbedaan paling mencolok berada di sektor performa.
Jika Vino menggunakan mesin 49 cc, Yamaha Fino dibekali mesin Blue Core 125 cc berpendingin udara yang menghasilkan tenaga sebesar 9,52 PS pada 8.000 rpm dan torsi 9,6 Nm pada 5.500 rpm.
Fino 125 juga dibekali fitur yang disesuaikan untuk pasar Indonesia seperti LED Headlight, Advance Key System, ban tubeless lebar, dan bagasi 8,7 liter.
>>> Tyo Nugros Dicegah ke Malaysia, Al Ghazali Gantikan Posisi Drummer Dewa 19
Sementara Vino unggul dalam hal keunikan desain, bobot ringan 81 kg, dan bagasi luas 20 liter untuk regulasi khusus di Jepang.