⌂ Beranda News Chery Siapkan J6T EREV untuk Pasar Indonesia, Terlihat Uji Jalan

Chery Siapkan J6T EREV untuk Pasar Indonesia, Terlihat Uji Jalan

Chery Siapkan J6T EREV untuk Pasar Indonesia, Terlihat Uji Jalan
Chery J6T EREV kamuflase uji jalan di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia berpotensi kedatangan teknologi baru. Setelah meluncurkan SUV listrik J6, Chery terindikasi tengah mempersiapkan varian Chery J6T EREV untuk pasar domestik.

Kabar ini menguat setelah satu unit mobil bermotif kamuflase tertangkap kamera sedang melintas di Tol Trans Jawa.

>>> Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama, Seorang Putra Bernama Zac

Uji jalan ini menjadi sinyal kuat menjelang peluncuran resmi meski belum ada pengumuman dari pihak keagenan merek.

Kendaraan misterius yang diduga sebagai Chery J6T EREV tersebut menampilkan sejumlah perbedaan fisik yang mencolok. Pengamatan di lapangan menunjukkan beberapa detail spesifik pada area eksterior dan komponen teknisnya.

Mobil uji coba ini menggunakan pelat nomor putih reguler tanpa garis biru penanda kendaraan listrik murni.

Selain itu, terdapat saluran pembuangan atau knalpot di area belakang serta desain gril depan yang berukuran lebih besar daripada versi J6 EV.

Sektor pengisian daya juga dilengkapi dengan dua lubang port yang masing-masing berfungsi untuk baterai dan bahan bakar cair.

Komponen-komponen ini menegaskan bahwa sistem penggerak tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan listrik murni.

Mengenal Mekanisme Kerja Teknologi EREV

Teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV) sejatinya masuk dalam klasifikasi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

>>> BMKG Resmi Akhiri Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa Filipina

Namun, terdapat perbedaan mendasar pada sistem penyaluran tenaga jika dibandingkan dengan model hibrida konvensional.

Roda penggerak pada sistem EREV sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik secara terus-menerus.

Mesin pembakaran internal tidak terhubung dengan sistem transmisi roda, melainkan bertugas secara eksklusif sebagai generator untuk memproduksi daya listrik saat kapasitas baterai menurun.

Skema mekanis ini menawarkan impresi berkendara layaknya mobil listrik murni. Pengendara juga tidak perlu mengkhawatirkan jarak tempuh lantaran adanya pasokan energi cadangan dari mesin bensin.

Produk yang sedang diuji di koridor Trans Jawa tersebut diduga berbasis pada Chery Fulwin 3XL atau iCar 03 EREV yang telah beredar di pasar China.

Untuk varian penggerak roda belakang (RWD), pabrikan menyediakan opsi performa motor listrik tunggal sebesar 133 hp, 184 hp, hingga 248 hp.

Apabila berkaca pada spesifikasi Chery J6 EV RWD yang sudah dipasarkan di Indonesia, varian bertenaga 184 hp dinilai menjadi pilihan yang paling rasional.

Namun, penyesuaian spesifikasi tetap dapat berubah mengikuti studi kebutuhan konsumen lokal.

>>> Bank Indonesia Catat Uang Primer Tumbuh 14,2 Persen pada Mei 2026

Sementara untuk konsumen yang membutuhkan performa tinggi, tersedia konfigurasi Intelligent Wheel Drive (iWD) dengan motor ganda.

Pilihan output tenaga gabungan untuk sistem iWD ini berada pada angka 279 hp, 342 hp, dan 422 hp.

Kemampuan jelajah menjadi keunggulan utama dari sistem penggerak Chery J6T EREV.

Di negara asalnya, kendaraan ini dibekali dua opsi kapasitas baterai, yakni sebesar 20,64 kWh dan 33,68 kWh.

Baterai 20,64 kWh mampu menempuh jarak 90 km dengan mode listrik murni, sedangkan kapasitas 33,68 kWh menjangkau 135 km hingga 215 km.

Saat tangki bahan bakar dan baterai beroperasi bersamaan, jarak tempuh akumulatifnya diklaim dapat menyentuh angka 1.200 km.

Sistem pengisian daya baterai tersebut disokong oleh mesin bensin 1.500 cc turbo dengan kode SQRE4T15C.

>>> Jadwal KRL Jogja Solo 8 Juni 2026: Layanan Pagi hingga Malam

Jantung mekanis berkonfigurasi 4 silinder segaris ini memproduksi tenaga maksimal 147 hp (108 kW) serta torsi puncak 210 Nm dengan standar emisi Euro 4.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru