PT Motul Indonesia Energy (MIE) meningkatkan spesifikasi pada produk pelumas kendaraan dua tak. Pembaruan ini dilakukan pada Motul 510 2T dan Motul 710 2T.
Kedua produk kini mengadopsi standar terbaru Jepang, JASO FD M345. Standar ini menguji empat parameter krusial untuk mesin dua tak.
>>> BRIN Deteksi Sinyal Awal Upwelling di Perairan Selatan Indonesia
Parameter tersebut meliputi kemampuan pelumasan, tingkat kebersihan mesin, efisiensi pengurangan asap, serta kemampuan mengendalikan tumpukan deposit.
Penyegaran Formula dan Kemasan
Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba, menjelaskan bahwa pembaruan ini bertujuan memberikan perlindungan mesin yang lebih optimal.
Konsumen diharapkan mendapatkan performa konsisten dan pengalaman berkendara yang nyaman.
>>> Pan Brothers Targetkan Penjualan Tumbuh 10 Persen pada 2026
Pembaruan formula berjalan beriringan dengan penyegaran identitas visual pada kemasan produk. Hal ini mengacu pada pedoman global perusahaan.
Varian Motul 510 2T dirancang untuk memberikan proteksi maksimal terhadap risiko keausan. Produk ini juga memperpanjang usia pakai komponen internal mesin.
>>> Lion Parcel Luncurkan MINIPACK, Kirim Paket Ringan Tanpa Bayar Angin
Varian ini sangat direkomendasikan untuk lalu lintas perkotaan yang padat maupun aktivitas berkendara rutin. Teknologi Anti-Smoke dengan formula rendah asap disematkan untuk menghasilkan pembakaran yang lebih bersih.
Sementara itu, varian Motul 710 2T diposisikan untuk memenuhi ekspektasi pengguna yang menginginkan performa lebih agresif. Pelumas ini mengandalkan teknologi 100% Synthetic Ester.
Teknologi tersebut mampu mempertahankan proteksi tertinggi saat mesin berada pada putaran tinggi dan situasi ekstrem. Akselerasi menjadi lebih sensitif dan pasokan tenaga lebih maksimal.
>>> Oman Kalahkan Mozambik 1-0 di Jakarta, Gol Tunggal Issam Al-Subhi
Formulasi antiasap pada varian ini juga aktif menekan produksi emisi gas buang. Komponen ruang bakar tetap bersih untuk jangka panjang.
