Penyanyi Raisa mengungkapkan rasa duka yang mendalam setelah kepergian sang ibu, Ria Mariaty, saat tampil dalam konser bertajuk Love & Let Go di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada Minggu, 7 Juni 2026.
Pelantun lagu tersebut merasakan perbedaan suasana panggung yang sangat nyata. Ini adalah pertama kalinya ia tampil tanpa kehadiran serta doa dari ibundanya.
>>> Presiden Prabowo Minta Siswa SRMP 17 Tabanan Pantang Menyerah
"Her absence feels so loud for me. Kerasa banget manggung tanpa doanya Ibu tuh," ungkap Raisa.
Kendati demikian, ia tetap bersyukur karena masih bisa bersandar pada doa sang ayah yang selalu menyertainya. Kehilangan tersebut juga membawa Raisa ke dalam pusaran penyesalan mendalam.
Ia mempertanyakan alasan tidak memaksimalkan waktu dahulu untuk mengobrol, menanyakan kisah masa muda sang ibu, hingga meminta berbagai resep masakan sebelum ibunya pergi untuk selamanya.
"Ternyata pas aku mengalaminya, ketika kehilangan belahan jiwaku, baru semua penyesalan-penyesalan itu datang," kata Raisa.
Di tengah perjuangannya menghadapi duka, Raisa sempat berada di fase penolakan. Saat itu, ia enggan menangis ataupun mengingat kesedihannya, namun ia menyadari bahwa menghindar bukanlah sebuah solusi.
>>> Review Asus ROG Falcata: Keyboard Gaming Split 75% Paling Ambisius
Momen kebangkitan kemudian terjadi saat ia memberanikan diri untuk menghadapi dan berbicara dengan dukanya sendiri. Sejak saat itu, Raisa mulai menerima kenyataan yang ada.
"Sampai akhirnya aku bener-bener bisa memandang duka di depan mataku. Aku bisa menghadapi duka itu," tutur Raisa.
Penerimaan tersebut membuatnya sadar akan posisi emosionalnya saat ini. Ia merasa tidak masalah untuk terus hidup berdampingan dengan perasaan kehilangan tersebut.
"Mulai menerima bahwa aku adalah orang yang berduka dan aku selamanya akan berjalan dengan duka ini di dalam diriku.
>>> Raymond Indra/Nikolaus Joaquin Lolos ke Final Indonesia Open 2026
And it's totally fine," ujar Raisa.
Menurutnya, duka merupakan sebuah ruang kosong yang ditinggalkan oleh sang ibu. Tempat tersebut dahulu selalu dipenuhi oleh kehadiran dan rasa cinta.
"Ketika dia (ibu) udah nggak ada, tempat itu berganti nama jadi duka," ucap Raisa.
Proses penerimaan ini akhirnya menuntun Raisa untuk kembali mendatangi rumah komposer Andi Rianto.
Ia kemudian menuangkan seluruh perasaannya ke dalam lagu terbaru berjudul "Kuharap Duka Ini Selamanya" yang dipersembahkan khusus untuk almarhumah ibunya.
>>> Zverev vs Cobolli: Final French Open 2026 Perebutkan Gelar Grand Slam Pertama
"Walaupun judulnya serem banget ya, tapi ternyata enggak juga, kok. Aku mempersilakan duka ini ada di dalam hidupku," jelas Raisa.