Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, memastikan tiket final Polytron Indonesia Open 2026.
Mereka menang atas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di semifinal, Sabtu (6/6/2026) malam.
>>> CFA Pertimbangkan Boikot Piala ASEAN FIFA 2026
Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Raymond/Joaquin menang dua gim langsung 21-15 dan 21-18. Ini menjadi final Super 1000 pertama bagi pasangan muda tersebut.
Perjalanan mereka ke final cukup gemilang. Di babak pertama, mereka mengalahkan wakil Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi 21-9, 21-13.
Pada babak 16 besar, Raymond/Joaquin menyingkirkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor 21-14, 21-14 dalam 32 menit.
>>> Manchester United Rekrut Ederson dan Raih Dana Tambahan dari Mason Greenwood
Di perempat final, mereka melewati pertarungan ketat melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang) dengan skor 16-21, 24-22, 21-18.
Prestasi ini mendorong peringkat Raymond/Joaquin masuk ke dalam sepuluh besar dunia.
>>> Timnas Indonesia Latihan Intensif Tanpa Justin Hubner Jelang Lawan Mozambik
Menjelang final, Nikolaus Joaquin mengaku ada tekanan, namun mereka berusaha tampil tanpa beban. “Kami akan mencoba bermain all out,” ujarnya.
Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dari Malaysia. Goh/Izzuddin menumbangkan unggulan pertama Kim Won-ho/Seo Seung-jae di semifinal.
Rekor pertemuan kedua pasangan imbang 1-1. Pertemuan terakhir di Indonesia Masters 2026 dimenangkan Goh/Izzuddin, sementara Raymond/Joaquin menang di Australia Open 2025.
>>> Bioskop Trans TV Menayangkan Film No Good Deed Malam Ini
Raymond/Joaquin berpeluang meraih gelar Super 1000 pertama di kandang sendiri. Mereka sebelumnya pernah juara Australia Open 2025 (Super 500).