Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mendeteksi sinyal awal perlambatan pertumbuhan perdagangan barang global. Indeks Goods Trade Barometer turun dari 102,3 pada Januari 2026 menjadi 101,7.
Meski masih di atas garis dasar 100, penurunan ini menjadi indikasi perlambatan.
>>> Pentagon Naikkan Status Ancaman Kontra Intelijen Israel ke Level Kritis
Sebelumnya, pada Maret 2026, WTO memproyeksikan pertumbuhan perdagangan barang global hanya 1,9% di tahun 2026, turun drastis dari 4,6% pada 2025.
Laporan WTO menunjukkan ketahanan perdagangan masih terjaga di tengah konflik Timur Tengah. Faktor penyelamat utama adalah lonjakan permintaan komponen elektronik terkait kecerdasan buatan (AI).
>>> Kebakaran di Al Hidayah Tower Makkah, Jamaah Haji Indonesia Selamat
Performa Sektor Perdagangan
Komponen elektronik tumbuh kuat dengan indeks 105,5. Pengiriman udara dan kontainer masing-masing mencatat indeks 102,2 dan 102,4, namun laju pertumbuhannya melambat.
>>> AI Ubah Cara Konsumen Pilih Televisi Modern
Bahan baku pertanian menunjukkan performa sedikit di bawah tren. Risiko tekanan tambahan datang dari potensi kenaikan harga energi akibat perang di Timur Tengah.
Goods Trade Barometer adalah indikator terdepan yang memberikan gambaran dini dinamika perdagangan. Alat ini mengintegrasikan data sektoral seperti pengiriman kontainer, kargo udara, dan pesanan ekspor-impor.
>>> Pemerintah Sahkan PP Nomor 20 Tahun 2026, Pajak UMKM 0,5% Jadi Permanen
"Secara keseluruhan, indeks menunjukkan adanya ketahanan yang mengisyaratkan pertumbuhan perdagangan barang global yang relatif stabil," tulis laporan WTO.