Potensi ekspansi tersebut didukung oleh fakta bahwa lebih dari 90 persen pelaku industri kosmetik domestik merupakan ceruk UMKM.
Lewat pendampingan dan stimulus yang tepat, sektor ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja baru dalam jumlah besar.
Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menggarisbawahi krusialnya kerja sama multi-pihak demi menciptakan industri kebugaran yang tangguh dan bertahan lama.
Integrasi dari berbagai lini dinilai menjadi faktor penentu akselerasi sektor ini.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan pelaku industri menjadi kunci untuk membangun ekosistem wellness yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui sinergi tersebut, kita dapat membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM Indonesia untuk berkembang dan naik kelas,” ujar Helvi.
Kekayaan adat, tradisi pengobatan kuno, spiritualitas, serta aspek keramahan lokal membuat Bali memiliki posisi tawar yang kuat di mata wisatawan internasional.
Keunggulan komparatif ini menjadikan Bali tempat yang ideal dengan ekosistem terlengkap.
Kondisi geografis dan budaya tersebut mendasari penunjukan Bali sebagai tuan rumah BWB Expo 2026.
Expo ini tidak sebatas memamerkan produk fisik, melainkan menjadi titik temu bagi pelaku usaha, investor, peneliti, dan otoritas pemerintahan.
>>> LPDP Buka Beasiswa S3 Co-Funding 2026 ke Empat Negara
Selama tiga hari perhelatan, pengunjung disuguhi beragam program terintegrasi.
Beberapa di antaranya meliputi International Exhibition, Talkshow and Educational Session, Workshop and Wellness Discussion, hingga Business Matching Program.
Peserta juga dapat mencoba langsung ragam praktik kebugaran global yang sedang diminati. Aktivitas interaktif yang disediakan mencakup yoga, meditasi, pilates, ayurveda, hingga lokakarya kecantikan.
Sejumlah isu strategis turut dibahas secara mendalam oleh para ahli dalam forum tersebut.
Pembahasan mencakup tema mental wellness, mindfulness, pola hidup sehat, personal care and beauty, longevity, traditional healing, sustainability, hingga wellness real estate.
Cakupan tema tersebut membuktikan bahwa industri kebugaran kini telah meluas dan terintegrasi dengan sektor pariwisata serta ekonomi makro.
Pergeseran ini mengubah peta industri dari sekadar pemenuhan kebutuhan medis menjadi gaya hidup.
Bagi BRI, pemayungan terhadap pelaku usaha mikro tidak terbatas pada pemberian modal kerja semata.
Pemberdayaan juga diwujudkan melalui pembukaan akses pasar baru, pelatihan manajemen, hingga penyediaan fasilitas transaksi digital.
Keterlibatan dalam BWB Expo 2026 diharapkan dapat memicu lahirnya kemitraan bisnis baru yang mampu mendongkrak kapabilitas UMKM di pasar ekspor.
Momentum pameran ini juga menandai langkah maju dalam penguatan kelembagaan pelaku usaha.
Pada acara yang sama, dideklarasikan pendirian Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneur Association (IWBEA).
Pembentukan asosiasi ini diarahkan sebagai wadah pemersatu yang inovatif, inklusif, dan berintegritas bagi para pengusaha kosmetik dan kebugaran.
Kehadiran IWBEA diharapkan menjadi motor penggerak utama yang memperkuat posisi tawar Indonesia dalam peta industri kebugaran dunia.
>>> Bahrain dan Kuwait Cegat Tujuh Rudal Balistik Iran di Kawasan Teluk
Dukungan kolektif dari perbankan dan pemerintah menjadi fondasi krusial bagi akselerasi target tersebut.