⌂ Beranda News Mahasiswa Universitas Mataram Ciptakan Nuramma, Aplikasi AI Penghafal Al-Qur'an

Mahasiswa Universitas Mataram Ciptakan Nuramma, Aplikasi AI Penghafal Al-Qur'an

Mahasiswa Universitas Mataram Ciptakan Nuramma, Aplikasi AI Penghafal Al-Qur'an
Ilustrasi aplikasi Nuramma untuk menghafal Al-Qur'an dengan AI
A A Ukuran Teks16px

Ali An Nuur, mahasiswa Universitas Mataram, menciptakan aplikasi bernama Nuramma yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk membantu proses menghafal Al-Qur'an pada anak-anak.

Aplikasi ini mengintegrasikan teknologi AI speech recognition, sistem gamifikasi, dan fitur Quran Sign Language bagi anak-anak tuli.

>>> Paragon Group Buka Lowongan Kerja untuk Lima Posisi Strategis

Inovasi tersebut berhasil mengantarkan Ali sebagai pemenang dalam ajang Swift Student Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh Apple.

Fitur Speech to Text Correction

Teknologi utama Nuramma adalah fitur Speech to Text Correction.

Saat anak melafalkan ayat Al-Qur'an ke mikrofon, sistem digital akan mendengarkan dan mencocokkan ketepatan bacaan secara real-time.

Indikator visual berupa perubahan warna kata menjadi hijau muncul ketika pelafalan dinilai tepat, menyerupai progress bar interaktif.

"Ini meniru pengalaman murojaah, seolah-olah ada seorang ustadz virtual yang sedang menyimak bacaan mereka dengan sabar," jelas Ali kepada detikINET.

Proses pengembangan AI untuk pemrosesan ayat suci memiliki tingkat kesulitan tinggi karena karakteristik pelafalan dan hukum tajwid dalam bahasa Arab Qur'ani berbeda dengan bahasa Arab modern.

Ali merancang algoritma pencocokan yang lebih fleksibel agar sistem tetap akurat mendeteksi variasi pelafalan anak-anak.

>>> Kepercayaan Pasar Keuangan Indonesia: Saatnya Membangun Kembali Kredibilitas

Seluruh pemrosesan suara pada Nuramma dijalankan secara on-device, tanpa mengirim data ke cloud atau server eksternal. Langkah ini menjaga privasi dan mempermudah akses tanpa internet.

Namun, pembatasan tersebut menghadirkan tantangan optimasi data.

"Kalau menggunakan model AI biasa, ukuran aplikasi bisa membengkak sampai 20 kali lipat," katanya. Ketentuan kompetisi menetapkan batas maksimal ukuran aplikasi sebesar 25 MB.

Ali menambahkan bahwa perlindungan privasi anak-anak menjadi alasan utama pemrosesan data lokal. "Suara anak-anak yang sedang membaca Al-Qur'an adalah sesuatu yang sangat sensitif dan personal," ujarnya.

Gamifikasi dan Fitur Aksesibilitas

Nuramma mengadopsi gamifikasi untuk menjaga motivasi belajar anak. Aplikasi ini menyediakan mode Challenge berisi kuis interaktif, umpan balik visual, dan efek getaran haptic.

"Dalam menghafal Al-Qur'an, konsistensi harian adalah segalanya," kata Ali.

>>> Bank Indonesia dan Otoritas Fiskal Sepakat Dua Strategi Jaga Stabilitas Rupiah

Mode Read & Learn menyajikan teks ayat Al-Qur'an lengkap dengan transliterasi, terjemahan resmi, dan contoh audio pelafalan.

Keunikan lainnya adalah fitur Quran Sign Language yang memungkinkan anak-anak tuli atau penyandang gangguan pendengaran belajar Al-Qur'an melalui visualisasi bahasa isyarat.

Gagasan fitur inklusif ini diperoleh Ali saat mempelajari sistem aksesibilitas bawaan Apple, seperti Dynamic Type dan VoiceOver. "Aksesibilitas bukan seharusnya menjadi fitur tambahan, melainkan hak dasar," katanya.

Sistem isyarat menggunakan font Quran Sign Language yang mengacu pada standarisasi aplikasi LPMQ Kementerian Agama.

Secara teknis, Nuramma dirancang menggunakan framework native Apple seperti SwiftUI, Speech Framework, AVFoundation, dan CoreText.

SwiftUI digunakan untuk visualisasi interaktif berupa carousel card 3D, efek parallax background, dan mikro animasi. Ali menghindari dependensi pihak ketiga agar kapasitas proyek tetap ringan.

Rencana pengembangan ke depan mencakup penambahan fitur panduan tajwid, pelacak progres hafalan harian, dan opsi multi-bahasa.

>>> BI dan Kemenkeu Sepakati Dua Strategi Perkuat Rupiah

"Mimpi besarku adalah menjadikan Nuramma sebagai ekosistem pembelajaran Al-Qur'an yang lengkap dan inklusif," tutupnya.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru