Perubahan pada payudara sering memicu kekhawatiran, terutama jika permukaannya tampak kasar dan bertekstur menyerupai kulit jeruk. Dalam dunia medis, fenomena ini disebut peau d'orange.
Meski tidak selalu berujung pada kondisi berbahaya, keadaan ini dapat menjadi salah satu indikasi stadium awal kanker payudara.
>>> Harga Emas Antam Turun Rp 32.000 Per Gram pada 6 Juni 2026
Mengenali gejala sejak dini sangat penting agar penanganan medis bisa berjalan lebih cepat.
Apa Itu Kulit Payudara Seperti Jeruk?
Kulit payudara seperti jeruk merujuk pada permukaan kulit yang tampak berpori, menebal, serta sedikit cekung.
Kondisi ini dipicu oleh penumpukan cairan di bawah jaringan kulit akibat tersumbatnya saluran getah bening.
Perubahan tekstur tersebut bisa terjadi di sebagian area atau meliputi hampir seluruh bagian payudara.
Selain itu, kulit di area tersebut juga kerap terasa hangat, berwarna kemerahan, atau mengalami pembengkakan.
National Cancer Institute menyatakan bahwa kanker payudara inflamatori dapat menyebabkan kulit payudara tampak merah, bengkak, dan berlesung seperti kulit jeruk akibat penyumbatan pembuluh limfatik oleh sel kanker.
Penyebab Lain di Luar Kanker
Perubahan tekstur kulit tidak selalu menjadi tanda mutlak kanker.
Beberapa faktor medis lain juga bisa memicu kondisi serupa, seperti infeksi jaringan payudara (mastitis), pembengkakan jaringan payudara, peradangan, atau gangguan pada saluran limfatik.
Pemeriksaan medis harus segera dilakukan jika perubahan kulit disertai gejala lain, seperti kemerahan, pembengkakan, atau puting tertarik ke dalam.
Gejala Stadium Awal Kanker Payudara
Selain perubahan tekstur kulit, ada sejumlah gejala stadium awal lain yang patut diperhatikan.
>>> Putin Tolak Gencatan Senjata Zelenskyy, Sebut Surat Terbuka Tidak Berguna
Pertama, pembengkakan payudara: salah satu payudara dapat berubah ukuran menjadi lebih besar atau terasa lebih berat secara mendadak.
Kedua, kulit terasa hangat atau kemerahan. Indikasi ini kerap ditemukan pada kanker payudara inflamatori.
Sebuah ulasan medis di jurnal kesehatan menyebutkan bahwa sekitar 46 persen pasien kanker payudara inflamatori mengalami perubahan kulit berupa dimpling atau tekstur seperti kulit jeruk.
Ketiga, keberadaan benjolan. Benjolan yang mengarah pada keganasan biasanya bertekstur keras, permukaan tidak beraturan, dan sulit digerakkan.
Keempat, perubahan posisi puting, misalnya puting tiba-tiba tertarik ke dalam atau berubah bentuk secara drastis.
Kelima, keluar cairan dari puting di luar ASI, terutama jika bercampur darah. Keenam, rasa nyeri yang menetap.
Meski kanker stadium awal sering tidak menimbulkan rasa sakit, sebagian perempuan tetap merasakan nyeri atau rasa tidak nyaman yang tidak kunjung hilang.
Karakteristik Kanker Payudara Inflamatori
Gejala kulit seperti jeruk paling sering dihubungkan dengan inflammatory breast cancer (IBC). Jenis kanker ini sangat agresif dan berkembang lebih cepat daripada kanker payudara biasa.