Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa aliran modal asing ke Indonesia masih mencatatkan masuk net positif pada kuartal II-2026.
Hingga 3 Juni 2026, total modal asing masuk mencapai Rp60,9 triliun.
>>> Defisit APBN Capai Rp 180,4 Triliun per Mei 2026, Menkeu Klaim Kondisi Fiskal Baik
Angka ini disampaikan berdasarkan data ekonomi terbaru yang dilansir dari Bloomberg Technoz pada Jumat (5/6/2026).
Instrumen Utama Pendorong Arus Masuk
Instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencatatkan aliran dana masuk terbesar, yaitu Rp70,1 triliun.
Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) membukukan arus masuk sebesar Rp14,4 triliun.
>>> Kemendikdasmen Salurkan PIP PAUD Mulai Oktober 2026
Namun, pasar SBN juga mengalami arus modal keluar senilai Rp10,8 triliun.
Di pasar saham, tercatat aliran dana keluar hingga Rp23,5 triliun per 3 Juni 2026.
Meskipun ada arus keluar di beberapa instrumen, Purbaya menekankan bahwa secara neto kuartal II-2026 masih positif.
"Yang penting kita lihat nett-nya kuartal II-2026 masih positif. Jadi ini menjawab keraguan banyak orang," ujar Purbaya.
>>> Xiaomi 18 Pro Max Dikabarkan Bawa Dua Kamera 200MP
Ia menambahkan bahwa optimisme terhadap ekonomi Indonesia masih ada dan pertumbuhan ekonomi terus berjalan.
"Jangan terlalu termakan satu pemberitaan saja," tegasnya.
Menteri Keuangan juga menegaskan bahwa situasi pasar keuangan domestik sejauh ini masih kondusif dan menarik bagi investor global.
>>> Review Wuling Eksion PHEV: Uji Efisiensi BBM Jakarta-Purwokerto Tembus 23,7 KM/L
"SRBI maupun di bond masih signifikan inflow-nya," kata Purbaya.