Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengalami volatilitas tinggi pada perdagangan sesi pertama, Senin (5/6/2026).
Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu ini sempat melonjak hingga 24 persen di awal perdagangan.
Namun, lonjakan tersebut tidak bertahan lama.
Saham TPIA berbalik tertekan dan tercatat merosot 4,36 persen ke level Rp1.315 pada sekitar pukul 10.45 WIB.
Aktivitas perdagangan saham TPIA terpantau sangat padat. Volume saham yang berpindah tangan mencapai 1,19 miliar saham dengan frekuensi transaksi 100.350 kali.
Total nilai transaksi yang terjadi untuk emiten ini mencapai Rp1,81 triliun.
Tekanan jual yang tinggi melanda saham TPIA setelah sebelumnya saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami aksi serupa di awal sesi.
Aksi Jual Bersih Terbesar
Data dari aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan nilai pelepasan saham TPIA menjadi yang terbesar.
Saham TPIA membukukan net sell atau aksi jual bersih sebesar Rp326,7 miliar saat informasi tersebut dihimpun.
Angka pelepasan ini menempatkan TPIA di posisi tertinggi dalam daftar saham yang paling banyak dilepas investor.
Posisi kedua ditempati oleh saham BBCA dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp214,5 miliar pada periode yang sama.
Penurunan ini memperpanjang tren negatif saham Chandra Asri Pacific yang sudah memerah pada dua hari bursa sebelumnya.
Investor asing tercatat konsisten melakukan aksi jual bersih terhadap saham ini sejak 6 Mei 2026 hingga 4 Juni 2026.