PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 304,48 persen menjadi Rp 150,7 miliar sepanjang tahun buku 2025.
Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan kinerja operasional perseroan pada periode yang sama.
>>> Telkomsel Bukukan Pendapatan Rp27,58 Triliun pada Kuartal I/2026
Pertumbuhan Aset dan DPK
Total aset Bank Aladin Syariah menembus Rp 14,4 triliun hingga akhir 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 53,89 persen secara tahunan (year-on-year).
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami kenaikan signifikan. Bank Aladin Syariah mencatat pertumbuhan DPK sebesar 92,18 persen secara tahunan menjadi Rp 10,4 triliun.
Sektor penyaluran pembiayaan tumbuh 9,58 persen menjadi Rp 5,2 triliun. Rasio kecukupan modal (CAR) perseroan tetap kuat di level 49,3 persen.
>>> IHSG Terperosok ke 5.698, Ini Saran Analis untuk Investor
Hingga akhir 2025, basis nasabah Bank Aladin Syariah melesat 12,1 persen secara tahunan hingga mencapai 3,7 juta nasabah.
Pada kuartal I-2026, Bank Aladin Syariah mengantongi laba bersih Rp 23,3 miliar. Hal ini mencerminkan konsistensi eksekusi strategi dan penguatan fundamental.
>>> ViewSonic Perkenalkan Papan Tulis Digital AI di Computex 2026
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyatakan kinerja positif ini sejalan dengan pengembangan produk dan layanan. Penguatan sistem digital juga mendukung kemudahan akses perbankan bagi nasabah.
Koko Rachmadi menjelaskan capaian ini disokong oleh langkah penguatan layanan digital, diversifikasi produk, dan perluasan ekosistem strategis.
Ke depan, perseroan berkomitmen memperkuat peran sebagai bank syariah digital yang fokus pada layanan inklusif dan bernilai tambah.
>>> Surya Insomnia Minta Vincent Rompies Belajar Azan untuk Pemakamannya
"Kami percaya perluasan akses layanan keuangan syariah melalui inovasi digital dan kolaborasi ekosistem dapat mendorong inklusi keuangan syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia," tutur Koko Rachmadi.