⌂ Beranda News Laba Bersih Bank Aladin Syariah Melonjak 304 Persen di 2025
News

Laba Bersih Bank Aladin Syariah Melonjak 304 Persen di 2025

Ilustrasi layanan perbankan digital Bank Aladin Syariah
Ilustrasi layanan perbankan digital Bank Aladin Syariah
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 304,48 persen menjadi Rp 150,7 miliar sepanjang tahun buku 2025.

Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan kinerja operasional perseroan pada periode yang sama.

Pertumbuhan Aset dan DPK

Total aset Bank Aladin Syariah menembus Rp 14,4 triliun hingga akhir 2025. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 53,89 persen secara tahunan (year-on-year).

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami kenaikan signifikan. Bank Aladin Syariah mencatat pertumbuhan DPK sebesar 92,18 persen secara tahunan menjadi Rp 10,4 triliun.

Sektor penyaluran pembiayaan tumbuh 9,58 persen menjadi Rp 5,2 triliun. Rasio kecukupan modal (CAR) perseroan tetap kuat di level 49,3 persen.

Hingga akhir 2025, basis nasabah Bank Aladin Syariah melesat 12,1 persen secara tahunan hingga mencapai 3,7 juta nasabah.

Pada kuartal I-2026, Bank Aladin Syariah mengantongi laba bersih Rp 23,3 miliar. Hal ini mencerminkan konsistensi eksekusi strategi dan penguatan fundamental.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menyatakan kinerja positif ini sejalan dengan pengembangan produk dan layanan. Penguatan sistem digital juga mendukung kemudahan akses perbankan bagi nasabah.

Koko Rachmadi menjelaskan capaian ini disokong oleh langkah penguatan layanan digital, diversifikasi produk, dan perluasan ekosistem strategis.

Ke depan, perseroan berkomitmen memperkuat peran sebagai bank syariah digital yang fokus pada layanan inklusif dan bernilai tambah.

"Kami percaya perluasan akses layanan keuangan syariah melalui inovasi digital dan kolaborasi ekosistem dapat mendorong inklusi keuangan syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia," tutur Koko Rachmadi.

📰 Update Terbaru