⌂ Beranda News Telkomsel Bukukan Pendapatan Rp27,58 Triliun pada Kuartal I/2026

Telkomsel Bukukan Pendapatan Rp27,58 Triliun pada Kuartal I/2026

Telkomsel Bukukan Pendapatan Rp27,58 Triliun pada Kuartal I/2026
Telkomsel setor PNBP dan serap tenaga kerja
A A Ukuran Teks16px

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) membukukan pendapatan sebesar Rp27,58 triliun pada kuartal I/2026.

Angka ini tumbuh 1,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp27,22 triliun.

>>> ViewSonic Perkenalkan Papan Tulis Digital AI di Computex 2026

Meski naik secara tahunan, pendapatan mengalami normalisasi musiman 1,2% dari kuartal IV/2025 yang sebesar Rp27,93 triliun.

Strategi monetisasi layanan digital menjadi penopang utama pertumbuhan.

Mobile ARPU Melonjak 6,4%

Mobile ARPU Telkomsel pada kuartal I/2026 tercatat Rp45.100, melesat 6,4% dibandingkan kuartal I/2025 yang sebesar Rp42.400.

Secara kuartalan, ARPU naik tipis 0,4% dari posisi Rp45.000 pada kuartal IV/2025.

>>> Surya Insomnia Minta Vincent Rompies Belajar Azan untuk Pemakamannya

Kenaikan ARPU sejalan dengan meningkatnya konsumsi data masyarakat.

Total trafik data (payload) mencapai 5.770 petabyte, tumbuh 2,3% dari 5.643 petabyte pada kuartal I/2025.

Namun, payload terkoreksi 1,1% secara kuartalan akibat melandainya aktivitas digital pasca-libur akhir tahun. Pada kuartal IV/2025, payload mencapai 5.832 petabyte.

Jumlah Pelangmenurun, Pascabayar Meningkat

Jumlah pelanggan seluler Telkomsel per Maret 2026 tercatat 153,7 juta, menyusut 3,2% dari 158,8 juta pada kuartal I/2025.

Secara kuartalan, turun 1,5% dari 156,1 juta pada akhir 2025.

>>> Kebakaran Permukiman Tanah Abang Tewaskan Satu Orang dan Ganggu KRL

Meski total pelanggan berkurang, segmen pascabayar Telkomsel Halo justru tumbuh.

Basis pengguna mencapai 8,7 juta pada kuartal I/2026, naik dari 8 juta pada kuartal I/2025 dan 8,4 juta pada kuartal IV/2025.

Langkah pembersihan kartu tidak aktif menjadi bagian dari strategi operator untuk fokus pada pengguna produktif. Manajemen menekankan pergeseran ke pertumbuhan nilai (value growth) ketimbang kuantitas.

Strategi ini menjaga profitabilitas, terlihat dari EBITDA yang tumbuh 6,9% YoY menjadi Rp13,12 triliun. Kinerja kuartal I/2026 memvalidasi keberhasilan transformasi digital Telkomsel.

>>> Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Serentak untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

Dengan ARPU yang lebih tinggi dan kontribusi pelanggan pascabayar yang meningkat, perseroan optimistis mempertahankan keberlanjutan bisnis di tengah persaingan industri telekomunikasi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru