Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok pada perdagangan Jumat (5/6/2026). BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatat IHSG melemah ke kisaran 5.698.
BRIDS mengingatkan investor untuk tidak bereaksi emosional di tengah volatilitas tinggi. Keputusan rasional lebih penting daripada reaksi spontan.
>>> ViewSonic Perkenalkan Papan Tulis Digital AI di Computex 2026
"Jual karena takut sering mengunci rugi," tulis BRIDS dalam catatannya, Jumat (5/6/2026). Investor disarankan tetap tenang dan menghindari panic selling.
Strategi Menghadapi Koreksi
BRIDS menekankan pentingnya memegang rencana investasi awal. Jika tujuan investasi jangka panjang, gejolak sesaat tidak perlu mengubah strategi.
>>> Surya Insomnia Minta Vincent Rompies Belajar Azan untuk Pemakamannya
Investor juga diimbau mengutamakan kualitas emiten. Fokus pada fundamental kuat, bukan sekadar harga murah.
Selain itu, jangan mencoba menebak titik terendah pasar. Strategi bertahap atau dollar cost averaging (DCA) lebih disiplin dan efektif.
"Kelola risiko. Pakai dana sesuai profil, jangan all-in," kata BRIDS.
>>> Kebakaran Permukiman Tanah Abang Tewaskan Satu Orang dan Ganggu KRL
Koreksi adalah bagian normal siklus pasar, dan disiplin menjadi kunci ketahanan.
Proyeksi Teknikal Kiwoom Sekuritas
Kiwoom Sekuritas dalam analisis teknikalnya menyatakan, selama IHSG mampu bertahan di atas area 5.644–5.600, peluang penguatan menuju 6.000–6.050 hingga 6.181–6.230 tetap terbuka.
>>> Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Serentak untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas
Namun, jika level 5.644 ditembus lagi, risiko pelemahan menuju area 5.500 perlu diantisipasi. Kiwoom menyarankan investor untuk wait and see atau melakukan buy on weakness.