⌂ Beranda News Kaki Menebal Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi yang Jarang Disadari
News

Kaki Menebal Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi yang Jarang Disadari

Ilustrasi penebalan tendon Achilles akibat kolesterol tinggi
Ilustrasi penebalan tendon Achilles akibat kolesterol tinggi
A A Ukuran Teks16px

Kolesterol tinggi sering disebut 'silent killer' karena jarang menunjukkan gejala. Namun, tanda peringatan bisa muncul di area kaki.

Kondisi ini dikenal sebagai xanthoma tendon, yaitu penumpukan kolesterol di dalam tendon. Biasanya muncul sebagai benjolan kecil di bawah kulit yang tumbuh perlahan.

Area kaki menjadi lokasi paling umum munculnya tanda ini. Tendon Achilles adalah tempat yang paling sering terkena.

Penebalan tendon Achilles merupakan karakteristik awal xanthoma tendon. Tendon ini menghubungkan otot betis ke tulang tumit.

Sebuah studi dalam jurnal Lipids in Health and Disease meneliti 205 peserta berusia 18-75 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok: kolesterol normal, kolesterol tinggi, dan hiperkolesterolemia herediter.

Peneliti menggunakan radiografi digital untuk mengukur ketebalan tendon Achilles (ATT). Hasilnya, peserta dengan kolesterol tinggi memiliki ATT yang jauh lebih besar dan tebal dibandingkan kelompok normal.

Hal ini membuktikan penumpukan lemak jahat di kaki terkait langsung dengan kadar kolesterol tinggi. ATT dapat menjadi indeks diagnostik tambahan untuk hiperkolesterolemia.

Tubuh tetap membutuhkan kolesterol untuk membangun sel sehat. Namun, kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dapat menyumbat arteri dan memicu serangan jantung serta stroke.

Karena proses penyumbatan sering tanpa gejala, tes darah berkala adalah cara terbaik untuk mendeteksinya.

NHS menyarankan tes kolesterol jika ada faktor risiko seperti usia, berat badan berlebih, atau tekanan darah tinggi.

Pemeriksaan rutin direkomendasikan bagi individu di atas 40 tahun, kelebihan berat badan, atau memiliki riwayat keluarga kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

Jika kadar kolesterol tinggi, perubahan gaya hidup dan pola makan perlu segera dilakukan.

Makanan seperti kacang polong, buncis, lentil, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh baik untuk kolesterol dan jantung.

📰 Update Terbaru