⌂ Beranda News Republik Kirgiz Resmikan Pusat Bisnis Pertama di Tamchy SFIT
News

Republik Kirgiz Resmikan Pusat Bisnis Pertama di Tamchy SFIT

Pusat Bisnis Tamchy SFIT di tepi Danau Issyk-Kul, Republik Kirgiz
Pusat Bisnis Tamchy SFIT di tepi Danau Issyk-Kul, Republik Kirgiz
A A Ukuran Teks16px

Kawasan Investasi Keuangan Khusus Tamchy (Tamchy SFIT) di Republik Kirgiz resmi membuka pusat bisnis pertamanya. Peresmian berlangsung pada Rabu (3/6/2026) di tepi Danau Issyk-Kul.

Fasilitas ini dibangun untuk menampung kantor perusahaan pengelola. Selain itu, pusat bisnis juga mempersiapkan operasional bisnis dan penerimaan penghuni baru.

Pusat bisnis setinggi beberapa lantai ini menyediakan berbagai ruang. Termasuk co-working space, ruang kantor, aula konferensi multifungsi, dan ruang pertemuan.

Total luas area mencapai 3.850 meter persegi. Restoran dan kafe dijadwalkan beroperasi dalam beberapa bulan mendatang.

Fasilitas dan Regulasi

Ketua Dewan Manajemen Tamchy SFIT, Ayaz Baetov, mengatakan pusat bisnis ini menandai dimulainya kehidupan operasional. Baetov juga menjabat sebagai Menteri Kehakiman Republik Kirgiz.

Sebelum peresmian, Dewan Manajemen telah merampungkan pembentukan perusahaan pengelola. Mereka juga menyetujui rencana pengembangan pusat keuangan dan mengadopsi paket awal regulasi.

Proses seleksi untuk posisi Ketua dan hakim di Pusat Internasional Penyelesaian Sengketa juga tengah berjalan.

"Kami sedang membangun jembatan keuangan dan logistik antara pasar CIS, Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Afrika," ujar Baetov.

Tamchy SFIT didirikan berdasarkan Undang-Undang No. 136 Republik Kirgiz pada 10 Juli 2025. Kawasan ini berada di lahan seluas 6.000 hektare di tepi Danau Issyk-Kul.

Penghuni kawasan akan beroperasi menggunakan prinsip hukum umum Inggris (English common law).

Mereka menikmati tarif pajak nol persen selama 49 tahun dan hak penuh untuk memulangkan keuntungan ke negara asal.

Pengembangan kawasan ini ditargetkan menampung lebih dari 3.900 perusahaan pada tahun 2035. Proyeksi pertumbuhan ekonomi diharapkan menciptakan lapangan kerja baru bagi lebih dari 10.000 pekerja.

📰 Update Terbaru