⌂ Beranda News Masyarakat Gunakan Kalender Jawa Juni 2026 untuk Tentukan Hari Baik

Masyarakat Gunakan Kalender Jawa Juni 2026 untuk Tentukan Hari Baik

Masyarakat Gunakan Kalender Jawa Juni 2026 untuk Tentukan Hari Baik
Ilustrasi kalender Jawa Juni 2026 dengan weton dan pasaran
A A Ukuran Teks16px

Sebagian masyarakat Indonesia masih memanfaatkan kalender Jawa untuk menentukan hari baik dan melihat weton. Pada Juni 2026, sistem penanggalan tradisional ini akan mengalami peralihan bulan.

Kalender Jawa menggabungkan dua siklus waktu yang berbeda. Siklus mingguan terdiri dari tujuh hari, sementara siklus pasaran memiliki lima hari.

>>> Pemerintah Wajibkan Eksportir Parkir Devisa Hasil Ekspor di Bank BUMN

Pasaran tradisional meliputi Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Perpaduan antara hari mingguan dan pasaran menghasilkan weton yang digunakan dalam tradisi adat.

>>> Menkes Budi Gunadi Soroti Harga Obat Hepatitis Enam Kali Lipat Lebih Mahal

Peralihan Bulan Besar ke Sura

Pada Juni 2026, kalender Jawa memasuki fase transisi. Bulan Besar 1959 Ja berlangsung hingga 15 Juni 2026.

>>> Fenomena Inversi Kurva Imbal Hasil SUN: Sinyal Resesi atau Bukan?

Selanjutnya, bulan Sura 1960 Ja dimulai pada 16 Juni 2026. Momen peralihan ini kerap dijadikan acuan untuk menentukan hari baik.

>>> Rupiah Menguat ke Rp17.805 per Dolar AS pada Awal Pekan

Masyarakat masih percaya bahwa weton tertentu membawa keberuntungan. Oleh karena itu, banyak yang mengecek kalender Jawa sebelum melaksanakan acara penting.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru