Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 354,2 miliar pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (2/6/2026).
Meskipun terjadi aksi jual masif, asing justru bermanuver dengan melakukan aksi beli hebat di saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
>>> BRIN Minta Maaf Usai Unggah Garuda AI pada Hari Lahir Pancasila
Berdasarkan data BEI yang dilansir Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net buy saham TPIA senilai Rp 114,7 miliar jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I.
Volume perdagangan saham emiten ini mencapai 60,49 juta saham.
Aksi beli di pasar reguler tersebut berlangsung saat harga saham TPIA bergerak melesat.
>>> BTN Perkuat Ekosistem Perbankan untuk Genjot Dana Murah
Hingga berita ini diturunkan, saham TPIA melonjak 12,04% ke level Rp 2.000.
Pergerakan ini menjadi pembalikan setelah dalam sebulan terakhir saham TPIA melemah 62,2% dan turun 71,4% selama year to date (ytd).
Data IDX mengungkap bahwa tercatat sudah sebanyak 1,28 miliar saham TPIA ditransaksikan.
>>> GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran untuk Perkuat Kedaulatan Pangan
Frekuensi perdagangan tersebut mencapai 156 ribu kali dengan nilai transaksi keseluruhan menyentuh Rp 2,43 triliun.
Berbalik dari Pekan Sebelumnya
Kondisi perdagangan kali ini berbalik dari pekan kemarin pada Jumat (29/5/2026), saat saham TPIA banyak dilepas asing dengan catatan net sell mencapai Rp 1.939,2 miliar.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam catatannya untuk sesi II perdagangan Selasa (2/6/2026) memprediksi target terdekat saham TPIA berada di harga Rp 2.200.
>>> Adhisty Zara Resmi Menikah dengan Tsaqib dan Umumkan Kehamilan Pertama
Secara teknikal, Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan harga saham TPIA memiliki area support di Rp 1.760.
