Penyanyi Oppie Andaresta saat ini menetap di Bali bersama suaminya, Kurt Kaler. Mereka memiliki seorang putra bernama Kai Matari Bejo Kaler yang kini berusia 18 tahun.
Kai diketahui tengah menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Oppie mengaku bangga dengan perkembangan anak semata wayangnya tersebut.
>>> Cara Memunculkan DANA Cicil 2026 dengan Mudah Tanpa Ribet
"Dia adalah pria yang baik ya. Maksudnya, saya dan suami cukup bangga lah punya anak.
Belajarnya hampir tidak pernah dikasih tahu," ujar Oppie dalam acara Pagi-Pagi Ambyar di Trans TV.
Sejak Kai mulai berkuliah di Bandung, rasa rindu kerap melanda Oppie. Ia mengakui sifat posesif sebagai ibu sering membuatnya mendatangi Bandung untuk menjenguk sang anak.
"Tapi memang karena anaknya cuma satu, (jadi) emak-emak posesif. Enggak ketemu itu enggak bisa," kata Oppie.
Kai membenarkan bahwa ibunya sering datang mendadak tanpa memberi kabar terlebih dahulu. "Sebenarnya walaupun (hidup) terpisah, tiap minggu tuh dia tiba-tiba datang gitu.
Enggak dikabari, aku balik ke kos, tiba-tiba (datang) itu bisa tuh. Sering tiap minggu," tutur Kai.
Perpisahan tempat tinggal untuk pertama kali membuat Oppie merasa sedih. Kebiasaan mengurus anak sejak kecil membuatnya kehilangan peran ketika Kai mulai hidup mandiri.
>>> Cara Optimal Memanfaatkan Kopi untuk Dukung Aktivitas Harian
"Iya (sedih), kan biasa dari pagi bangun tidur sudah urusin dia, tiba-tiba dia sudah bisa mandiri gitu. Jadi kayak kehilangan profesi sebagai seorang ibu.
Ini lagi masa transisi, jadi lama-lama sudah bisa terima," jelasnya.
Oppie kini berusaha sadar untuk melepaskan anak secara bertahap. Menurutnya, proses adaptasi justru lebih berat bagi orang tua.
"Tapi kita sebagai orang tua memang harus sadar bahwa anak memang harus dilepas pelan-pelan ya. Kalau enggak, dia enggak akan mandiri," kata perempuan 53 tahun ini.
"Sebenarnya anak kita kuliah, dilepas mandiri, mereka enggak ada masalah. Justru masalah adanya di kita.
Mereka cepat beradaptasi, kalau ada masalah akan belajar," sambungnya.
>>> DJP Catat 13,59 Juta Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan hingga Akhir Mei
Rasa rindu juga dirasakan Kai setelah satu bulan pertama di Bandung. Ia mulai merindukan masakan ibunya.
"Aku pas sebulan pertama kayak bahagia, kayak aduh lumayan nih independent, bisa ngerantau sendiri, hidupnya bebas.
Tapi sebenarnya setelah sebulan pertama dan bulan kedua, kayak kangen juga lama-lama, enggak dimasakin," ujarnya.
Bagi Kai, ibunya adalah sosok yang selalu memberikan dukungan emosional saat ia menghadapi tekanan kuliah atau merasa kesepian.
"Mama itu emotional support.
Aku selalu telepon Mama kalau aku lagi stres, kayak kadang-kadang lagi butuh uang, yah namanya juga anak ya," ujarnya.
"Tapi biasanya kalau aku lagi kebanyakan beban tugas atau lagi merasa sendiri, rasa kangen sama orang tua, itu aku telepon Mama, langsung kabarin.
>>> Prof Epi Taufik: Pemanasan Susu UHT Tak Rusak Kandungan Gizi
Menurut aku Mama tuh selalu punya jawaban yang benar," lanjutnya.