⌂ Beranda News Istana Ungkap Kedekatan Hubungan Presiden Prabowo dengan Pemimpin Dunia

Istana Ungkap Kedekatan Hubungan Presiden Prabowo dengan Pemimpin Dunia

Istana Ungkap Kedekatan Hubungan Presiden Prabowo dengan Pemimpin Dunia
Presiden Prabowo Subianto bersama pemimpin negara adidaya
A A Ukuran Teks16px

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari menyebut Presiden Prabowo Subianto memiliki hubungan baik dengan para pemimpin negara adidaya.

Hal ini disampaikan dalam keterangan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Minggu (31/5/2026).

>>> Kemenpar Manfaatkan Pelemahan Rupiah untuk Tarik Wisatawan Mancanegara

Menurut Qodari, posisi diplomatik Presiden Prabowo sangat unik.

Beliau disebut sebagai satu-satunya pemimpin dunia yang bisa menjalin hubungan harmonis dengan kekuatan besar seperti Amerika Serikat, Rusia, dan China.

“Bapak Presiden Prabowo adalah figur yang unik, mungkin satu-satunya di dunia yang bisa memiliki hubungan yang sangat baik dengan kekuatan-kekuatan besar adidaya.

Beliau punya hubungan yang baik dengan Presiden Putin dari Rusia, dengan Presiden Donald Trump dari AS, maupun dengan Xi Jinping dari RRC,” ujar Qodari.

>>> Minum Obat Setelah Kopi Picu Bahaya dan Interaksi Medis

Keharmonisan ini dinilai memberikan dampak positif bagi posisi strategis Indonesia di kancah internasional. Qodari menambahkan bahwa manfaatnya sudah dirasakan saat ini dan akan terus berlanjut di masa depan.

Klarifikasi Kunjungan ke Eropa

Pihak istana juga memberikan klarifikasi terkait simpang siur informasi agenda kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Eropa.

Qodari menegaskan bahwa sejak awal tidak ada pernyataan resmi mengenai rencana kunjungan ke Italia.

“Terkait dengan isu presiden ke negara lain selain Prancis. Yang pertama, sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa presiden akan ke Italia.

>>> Kaki Mahasiswi Terjebak di Selokan UNS, Damkar Solo Evakuasi

Yang kedua, jadwal resmi memang hanya ke Prancis,” jelasnya.

Pemerintah menekankan bahwa perubahan rute perjalanan dinas kepala negara bersifat dinamis hingga ada pengumuman resmi. Qodari menyatakan bahwa jika ada rencana ke tujuan lain, itu masih sebatas rencana.

Kunjungan ke Prancis merupakan balasan atas kunjungan kenegaraan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia tahun sebelumnya. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis di bidang pertahanan, pendidikan, dan energi.

Qodari juga menyoroti hubungan personal yang kuat antara kedua kepala negara.

>>> Review OPPO Find X9 Ultra Resmi Indonesia: Flagship Terbaik 2026

“Modal sosial itu tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan modal-modal yang lain, baik itu modal ekonomi maupun modal politik dalam hal membangun hubungan baik dan kerja sama antar negara,” pungkasnya.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru