Tim nasional Meksiko dijadwalkan bertemu Australia dalam laga persahabatan internasional di Stadion Rose Bowl, Pasadena, California, Amerika Serikat, pada Sabtu (30/5) waktu setempat.
Pertandingan uji coba ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim yang berstatus kuda hitam untuk mematangkan strategi dan menguji kedalaman skuad menjelang putaran final Piala Dunia 2026.
Laga di Pasadena merupakan salah satu agenda uji coba terakhir bagi kedua negara sebelum resmi memulai kampanye Piala Dunia 2026.
Pertarungan Lini Tengah dan Strategi
Sektor lini tengah diprediksi menjadi area pertempuran utama. Meksiko dari CONCACAF dan Australia dari AFC akan berusaha mendominasi jalannya pertandingan yang diperkirakan berintensitas tinggi.
Meksiko mengandalkan penguasaan bola dominan dan serangan balik cepat dari sayap. Sementara Australia dikenal memiliki keunggulan fisik serta disiplin organisasi pertahanan yang kokoh.
Catatan stabil dikantongi anak asuh Javier Aguirre yang belum terkalahkan di tahun 2026. Mereka mengemas empat kemenangan dari enam pertandingan dan baru kebobolan satu gol.
Namun, El Tri dibayangi rekam jejak kurang impresif saat berlaga di Amerika Serikat. Mereka tanpa kemenangan dalam lima pertandingan internasional terakhir di sana.
Kondisi serupa dialami skuad Socceroos besutan Tony Popovic.
Mereka menelan kekalahan dalam tiga laga terakhir di Amerika Serikat, meski memiliki modal positif lewat dua kemenangan beruntun setelah sempat menutup tahun 2025 dengan tiga kekalahan beruntun.
Kekuatan kedua tim tereduksi akibat cedera pemain. Meksiko kehilangan Marcel Ruiz dan Luis Malagon, sementara Australia tanpa Riley McGree dan Nicholas D'Agostino.
Pelatih kepala Australia, Tony Popovic, menyatakan timnya mengambil langkah sulit saat lolos pada Juni untuk memperluas komposisi pemain selama persiapan.