⌂ Beranda News XLSMART Dorong 69 Juta Pelanggan Registrasi Ulang dengan Biometrik Wajah

XLSMART Dorong 69 Juta Pelanggan Registrasi Ulang dengan Biometrik Wajah

XLSMART Dorong 69 Juta Pelanggan Registrasi Ulang dengan Biometrik Wajah
Ilustrasi registrasi biometrik wajah XLSMART
A A Ukuran Teks16px

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) mendorong pelanggan lama untuk melakukan registrasi ulang menggunakan data biometrik wajah.

Kebijakan ini bersifat sukarela, namun perusahaan menyiapkan insentif bagi pengguna yang bersedia.

>>> Angel Investor Beralih ke Startup Berkelanjutan, Tinggalkan Hypergrowth

Insentif untuk Registrasi Sukarela

Director and Chief Regulatory Officer XLSMART Merza Fachys mengatakan aturan pemerintah saat ini hanya mewajibkan biometrik bagi pengguna baru dan pemohon penggantian kartu SIM.

Meski demikian, perusahaan berkomitmen menjaring pelanggan lama secara sukarela melalui pendekatan persuasif.

"Kita dorong nantinya. Ada program-program insentif yang mau volunteer meregistrasikan wajahnya akan mendapat sesuatu," ujar Merza.

Integrasi sistem pemindaian wajah ini dirancang untuk mempermudah ekosistem registrasi prabayar nasional. Dengan biometrik, masyarakat tidak perlu lagi membawa dokumen fisik Kartu Keluarga (KK).

>>> Tim Dokter Nyatakan Kesehatan Donald Trump Sangat Baik

Infrastruktur dan Saluran Pendaftaran

XLSMART telah menyiapkan infrastruktur teknologi untuk menjangkau 69,4 juta pelanggan per kuartal I/2026.

Perusahaan membuka tiga saluran pendaftaran: gerai fisik, website resmi, dan aplikasi seperti MyXL, AXISnet, dan MySmartfren.

"XL dan Smartfren sudah siap dengan tiga saluran. Pertama, gerai.

>>> Cara Masuk PKN STAN 2026: Jalur Penerimaan dan Kuota

Kedua, web-base. Ketiga, lewat aplikasi," papar Merza.

Lebih dari 2.176 gerai fisik tersebar secara nasional untuk memfasilitasi pengguna yang mengalami kendala teknis, seperti ponsel tanpa kamera memadai.

Jumlah titik layanan ini diproyeksikan terus bertambah.

Terkait regulasi pembatasan kepemilikan kartu SIM, Merza menegaskan sistem biometrik belum menghapus ketentuan batas maksimum nomor per pengguna.

>>> Andoni Iraola Bawa Bournemouth Tembus Kompetisi Eropa Lewat Strategi Kolektif

Seluruh operator tetap patuh pada aturan yang berlaku hingga ada perubahan kebijakan resmi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru