Mitsubishi Motors mengumumkan rencana menghidupkan kembali lini SUV legendaris Pajero global. Kendaraan ini dijadwalkan meluncur pada musim gugur mendatang.
Pajero baru akan memanfaatkan platform sasis tangga yang serupa dengan milik pikap Triton. Langkah ini diambil setelah perusahaan menerima banyak permintaan dari para penggemar.
>>> Evanti Herawati Kembangkan Usaha Rumahan Lewat Ekosistem Holding Ultra Mikro
Produksi Dihentikan Sejak 2019
Aktivitas produksi domestik untuk Pajero di Jepang telah dihentikan sejak tahun 2019. Penyebabnya adalah performa penjualan yang dinilai kurang bergairah.
Kini Mitsubishi berencana mengembalikan model flagship tersebut. Pajero baru tidak hanya hadir sebagai model tunggal, melainkan akan dikembangkan menjadi sebuah seri.
Berdasarkan peta jalan produk terbaru, ada minimal dua model tambahan berbasis Pajero yang tengah dipersiapkan. Rencana peluncuran mencakup 13 model baru hingga Maret 2032.
>>> Harga Referensi CPO Juni 2026 Turun Jadi US$ 1.029,51 per Metrik Ton
Desain Interior dan Suspensi Khusus
Untuk membedakannya dari pikap Triton, Mitsubishi merancang desain interior kabin yang lebih mengutamakan kenyamanan. Mobil ini juga menyematkan sistem suspensi khusus pada kedua poros roda.
Pajero baru mengusung gaya tampilan depan yang berbeda dengan tatanan lampu vertikal dan garis horizontal unik. Kendaraan ini berpenggerak empat roda.
>>> Rohis Pegadaian Salurkan 4.500 Paket Daging Kurban Idul Adha 1447 H
Sejarah dan Penjualan Global
Pajero pertama kali menyapa pasar otomotif dunia pada tahun 1982. SUV ini sempat mendominasi tren kendaraan rekreasi di era 1990-an lewat performa tangguhnya di Reli Dakar.
Sepanjang empat generasi, Pajero telah membukukan penjualan global melampaui 3,25 juta unit di lebih dari 170 wilayah.
Merek dagang Montero, nama Pajero untuk pasar AS, juga telah didaftarkan kembali sejak 2024.
>>> Menkeu AS Paparkan Tiga Skenario Hasil Perundingan Damai dengan Iran
Perusahaan belum merilis kepastian mengenai distribusi model ini ke Amerika Utara. Spesifikasi mesin standar diesel milik Triton memerlukan penyesuaian regulasi.