⌂ Beranda News AS dan Iran Susun Draf Perjanjian Damai, Gencatan Senjata 60 Hari

AS dan Iran Susun Draf Perjanjian Damai, Gencatan Senjata 60 Hari

AS dan Iran Susun Draf Perjanjian Damai, Gencatan Senjata 60 Hari
Bendera Amerika Serikat dan Iran di meja perundingan
A A Ukuran Teks16px

Mediator internasional tengah merumuskan draf Nota Kesepahaman (MoU) perjanjian damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Draf tersebut bertujuan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan memulai negosiasi program nuklir.

>>> Pemerintah Tetapkan 1 Juni 2026 Libur Nasional Hari Lahir Pancasila

Kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah ini dilaporkan pada Jumat (29/5/2026).

Meski kemajuan besar telah dicapai, kerangka kerja perpanjangan gencatan senjata masih memerlukan persetujuan akhir dari Presiden AS Donald Trump.

Pihak Iran menegaskan bahwa teks perjanjian belum sepenuhnya final. Perjanjian baru dianggap sah jika diumumkan langsung oleh Teheran.

>>> Harga Beras Asia Alami Lonjakan Bulanan Tertinggi dalam 18 Tahun

Poin-Poin Penting dalam Draf

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan kedua belah pihak masih mendiskusikan poin-poin redaksi bahasa dalam dokumen kerja sama.

"Sulit memastikan kapan atau apakah Presiden akan menandatangani MoU tersebut. Kami masih saling menunjukkan poin redaksi, tetapi kemajuan besar telah tercapai," ujar Vance.

Berdasarkan draf, terdapat sejumlah poin krusial. Salah satunya pembebasan jalur pelayaran di Selat Hormuz tanpa pungutan tarif atau gangguan.

Iran diwajibkan membersihkan ranjau laut dalam 30 hari. Sementara itu, AS akan mencabut blokade angkatan laut setelah lalu lintas komersial pulih.

>>> Persib Bandung Pastikan Sanksi FIFA Tidak Ganggu Aktivitas Klub

Terkait program nuklir, kedua negara berkomitmen merundingkan pembuangan stok sekitar 970 pon uranium Iran. Pembatasan regulasi pengayaan di masa depan juga akan dibahas.

AS berkomitmen membahas pelonggaran sanksi ekonomi serta pembukaan blokir aset Iran senilai US$ 24 miliar di luar negeri.

Kesepakatan ini juga mencakup klausul penghentian perang antara Israel dan Hezbollah di Lebanon.

>>> Max Muncy Ungkap Strategi Dodgers Pukul Empat Home Run

Selain itu, draf MoU memuat rencana pembentukan dana investasi internasional senilai US$ 300 miliar untuk rekonstruksi Iran yang difasilitasi oleh AS jika perjanjian final ditandatangani.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru