⌂ Beranda News Rin Culinary Art Hadirkan Omakase Berbahan Lokal di Jakarta

Rin Culinary Art Hadirkan Omakase Berbahan Lokal di Jakarta

Rin Culinary Art Hadirkan Omakase Berbahan Lokal di Jakarta
Hidangan omakase Rin Culinary Art dengan bahan lokal Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Rin Culinary Art, sebuah restoran di Jakarta, menghadirkan pengalaman bersantap omakase yang memadukan teknik global dengan bahan pangan lokal Indonesia.

Konsep ini diluncurkan pada Sabtu, 30 Mei 2026.

>>> Sanfrecce Hiroshima Jamu Kawasaki Frontale di J-League, Tim Tamu Pincang

Restoran ini mengombinasikan standar bintang Michelin, presisi Jepang, dan keahlian kriya Italia. Seluruh menu utama memanfaatkan komoditas pangan lokal yang dikurasi secara mendalam.

Pendiri sekaligus Head Chef Rin Culinary Art, Chef Yohhei Sasaki, menekankan potensi besar bahan makanan dalam negeri. Menurutnya, bahan lokal memiliki karakter kuat, kedalaman rasa, dan cerita menarik.

"Indonesia memiliki potensi kuliner yang luar biasa. Bahan-bahan di sini memiliki karakter yang kuat, kedalaman rasa, dan cerita yang sangat menarik.

Melalui Rin Culinary Art, saya ingin menghadirkan bahan Indonesia dalam ekspresi yang lebih refined secara global tanpa kehilangan rasa hormat terhadap asal-usulnya," ujar Chef Yohhei Sasaki.

>>> Masalah Pemukul Phillies Lawan Pitcher Kidal Berlanjut di Dodger Stadium

Konsep omakase yang ditawarkan menyerahkan seluruh pemilihan menu kepada koki. Bahan seperti jantung pisang, ubi manis, sukun, serai, dan kluwek diolah dengan pendekatan mendetail.

"Diantaranya jantung pisang, sweet potato, breadfruit, lemongrass, dan kluwek, dikurasi dengan pendekatan yang mendetail untuk menghadirkan hidangan yang elegan, ekspresif, dan dipastikan akan meninggalkan kesan emosional," tambah Chef Yohhei.

Manajemen restoran menjelaskan bahwa operasional dirancang untuk membangun kedekatan personal dengan konsumen. Selain makanan, kehangatan dan penyajian kombinasi teh khusus menjadi daya tarik pembeda.

"Rin dibangun bukan hanya untuk menyajikan makanan yang exceptional, tetapi untuk menciptakan koneksi emosional melalui pengalaman yang menyeluruh.

Kami ingin menghadirkan fine dining yang eksklusif dan refined, namun tetap terasa hangat, welcoming, dan relevan bagi lebih banyak orang.

>>> Real Madrid Pertahankan Posisi Klub Terkaya Dunia Selama Lima Tahun Beruntun

Satu hal lagi yang membedakan Rin adalah tea pairing yang kami tawarkan untuk menemani hidangan yang disajikan oleh Chef Sasaki," ujar Ken Kuwako, General Manager Rin Culinary Art.

Kombinasi teh yang disuguhkan merupakan ramuan khusus yang diracik untuk memperkuat spektrum rasa setiap hidangan.

"Ini merupakan pengalaman tersendiri, di mana teh pilihan terbaik kami akan semakin memperkuat cita rasa hidangan tersebut serta pengalaman bersantap di Rin," tambah Ken Kuwako.

Sajian pembuka dimulai dengan teh rasberi dan camilan amuse-bouche berupa kerang scallop berbalut kluwek serta serat jantung pisang, dilanjutkan kukis tempe.

>>> Kalbe Farma Luncurkan ZEGAVIT Gummy Multivitamin untuk Kesehatan Kulit dari Dalam

Rangkaian menu berlanjut pada hidangan sayur mentah dengan saus bagna cauda khas Italia, menu udang bertema Art of Nusantara di atas bingkai kaca, ikan bakar Bali, dan ditutup tiramisu.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru