Manajer Honda Team Asia Hiroshi Aoyama menargetkan konsistensi kecepatan bagi pembalap Indonesia Veda Ega Pratama di Moto3 Italia 2026.
Ajang ini berlangsung di Sirkuit Mugello mulai Jumat (29/5).
>>> Kementerian ESDM Tugaskan Lemigas untuk Impor Minyak Bumi
Veda Ega Pratama menunjukkan peningkatan performa signifikan pada hari pertama latihan. Pembalap berusia 17 tahun itu sempat terlempar ke peringkat ke-20 di sesi FP1 pagi hari.
Namun, situasi berubah drastis pada sesi latihan sore. Veda sukses melesat ke posisi sembilan besar.
Meski mencatat kemajuan besar, hasil tersebut dinilai belum cukup untuk mengamankan podium pada balapan Minggu (31/5).
>>> BPK Beri Opini WTP untuk Seluruh Pemda di Banten atas LK 2025
Aoyama menekankan pentingnya konsistensi kecepatan dan penyempurnaan set-up menjelang kualifikasi dan balapan.
“Untuk Veda, kami ingin meningkatkan konsistensi kecepatannya dan terus menyempurnakan set-up menjelang kualifikasi dan balapan,” kata Aoyama dalam rilis Honda Team Asia.
Evaluasi menyeluruh diberikan terkait sesi latihan pertama yang kurang maksimal akibat lintasan basah karena hujan. Para pembalap harus lebih berhati-hati untuk menghindari risiko kecelakaan.
“Pagi hari kondisi lintasan basah dan sebagian besar pembalap lebih memilih untuk tetap tenang dan memahami lintasan sedikit demi sedikit dalam kondisi tersebut,” ujar Aoyama.
>>> Ducati Luncurkan Koleksi Apparel dan Livery Khusus MotoGP Italia 2026
Perubahan cuaca drastis pada sesi berikutnya memberikan keuntungan. Lintasan yang mengering dimanfaatkan Veda untuk mempertajam catatan waktu.
“Kemudian di sore hari semuanya berubah total dengan lintasan kering.
Veda berhasil finis di sepuluh besar dan mengamankan akses langsung ke Q2, yang merupakan hal positif,” kata Aoyama.
>>> PT BUMA Internasional Grup Tbk Catat Lonjakan EBITDA 98% di Kuartal I-2026
Sepanjang enam seri Moto3 musim ini, performa kualifikasi menjadi kendala utama Veda. Catatan terbaiknya terjadi di seri Brasil, di mana ia berhasil tampil maksimal dan mengamankan podium.