Kendaraan berbahan bakar konvensional masih menjadi primadona di Indonesia. Meskipun mobil listrik gencar dipasarkan, banyak konsumen yang belum beralih.
Salah satu konsumen, Antika, baru-baru ini membeli mobil konvensional. Ia mengaku belum percaya sepenuhnya pada performa dan keandalan mobil listrik.
>>> Madonna Sebut John F Kennedy Jr Mantan Kekasih Terbaiknya
Faktor keamanan baterai dan daya jelajah menjadi kekhawatiran utama. Hal ini membuatnya tetap memilih kendaraan konvensional.
Bagi yang mencari efisiensi, Honda City Sedan Facelift menjadi pilihan tepat. Mobil ini diklaim sangat irit bahan bakar untuk mobilitas harian.
>>> Rupiah Terdepresiasi 0,48% ke Rp17.874/US$, Terlemah Sepanjang Sejarah
Efisiensi BBM Honda City Sedan
Pihak Honda menyebut konsumsi BBM rata-rata 12-15 km/liter di dalam kota. Di luar kota atau tol, efisiensinya mencapai 17-21 km/liter.
Varian hybrid e:HEV bahkan lebih irit, dengan konsumsi 27,2 km/liter. Ini sangat membantu menekan biaya operasional harian.
Tingkat efisiensi dipengaruhi kondisi jalan dan gaya berkendara. Di jalan macet, konsumsi BBM berkisar 11-14 km/liter.
>>> Pemerintah Siapkan Alokasi Transfer ke Daerah Rp710–810 Triliun pada 2027
Sementara di luar kota dengan kecepatan konstan, mencapai 15-18 km/liter. Di tol bisa lebih dari 21 km/liter.
Honda City Sedan dibekali tangki bahan bakar 40 liter. Dengan tangki penuh, mobil bisa menempuh 600-800 km.
>>> Nenek di Jepang Sengaja Berbuat Kriminal agar Dirawat di Penjara
Untuk varian hybrid, jarak tempuh bisa lebih dari 1.000 km. Ini menjadikannya andalan untuk perjalanan jauh.
