⌂ Beranda News BP Batam Terima Investasi Pusat Data AI Senilai Rp88 Triliun

BP Batam Terima Investasi Pusat Data AI Senilai Rp88 Triliun

BP Batam Terima Investasi Pusat Data AI Senilai Rp88 Triliun
Ilustrasi pusat data AI di Batam
A A Ukuran Teks16px

Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima komitmen investasi senilai US$5 miliar atau sekitar Rp88 triliun pada Jumat (29/5/2026).

Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) berdensitas tinggi di kawasan Nongsa, Batam.

>>> 7 Tantangan Cari Perbedaan Gambar untuk Uji Ketelitian

Investasi ini digulirkan oleh PT Equator Gate System Batam (EGSB).

Perusahaan pengembang asal Cina itu mendapat dukungan penuh dari Range Intelligent Computing Technology Company Limited, raksasa industri data center asal Cina.

Proyek Pusat Data AI di Nongsa

Proyek pusat data AI akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektare di Teluk Mata Ikan, Nongsa. Langkah ini menandai ekspansi internasional pertama Range IDC di luar Cina.

>>> Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Kenaikan Bulanan Logam Industri

Pelaksana Harian Kepala BP Batam Li Claudia Chandra mengatakan nilai investasi besar ini membuktikan kesiapan Batam dalam menyediakan ekosistem digital berkelanjutan.

"Kehadiran investasi AI data center ini menjadi momentum percepatan transformasi Batam menuju ekonomi berbasis teknologi, inovasi, dan digitalisasi," ujarnya.

BP Batam telah memfasilitasi penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik antara PT PLN Batam dan EGSB. Kerja sama ini menjamin pasokan energi tanpa interupsi bagi fasilitas pusat data.

>>> BEI Rotasi 44 Saham dalam Evaluasi Papan Pencatatan Mei 2026

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis menegaskan pihaknya akan menerapkan skema fast-track execution untuk mempercepat birokrasi dan realisasi fisik pembangunan.

Fary menilai proyek EGSB akan menjadi anchor investment yang menarik rantai industri turunan seperti cloud computing, ekosistem semikonduktor, dan layanan AI global.

Operasional pusat data diproyeksikan menyerap 700–800 tenaga kerja profesional di bidang teknologi digital. Penyerapan tenaga kerja akan dilakukan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi setempat.

>>> Meta Sediakan Opsi WhatsApp Plus Berbayar dan WhatsApp Gratis

"Batam tidak lagi hanya berkembang sebagai kawasan industri manufaktur, tetapi sedang bertransformasi menjadi execution hub of global digital industry," pungkas Fary.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru