⌂ Beranda News BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Aplikasi JKN dan Layanan Digital

BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Aplikasi JKN dan Layanan Digital

BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Aplikasi JKN dan Layanan Digital
Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan
A A Ukuran Teks16px

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengoptimalkan transformasi digital Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui integrasi sistem.

Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan kemudahan akses layanan bagi ratusan juta peserta di Indonesia.

>>> IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka dengan Area Pameran Lebih Luas

Hingga Mei 2026, kepesertaan JKN telah mencakup lebih dari 285 juta jiwa atau di atas 98 persen dari total penduduk Indonesia.

BPJS Kesehatan berkolaborasi dengan 23.625 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.207 rumah sakit dan klinik utama di seluruh tanah air.

Integrasi Digital dan Pemantauan Real-Time

Direktur Informasi dan Teknologi BPJS Kesehatan Setiaji menjelaskan bahwa platform digital ini memberikan transparansi, tata kelola yang efektif, serta pemantauan data pelayanan secara langsung.

"Melalui dasbor digital, BPJS Kesehatan dapat memantau transaksi pelayanan Program JKN secara real-time untuk memastikan layanan berjalan optimal, akuntabel, dan tepat sasaran," ujar Setiaji.

Sistem ini juga berfungsi untuk melakukan analisis data kesehatan serta mendeteksi potensi kecurangan dalam proses klaim biaya fasilitas kesehatan.

"Melalui integrasi data, BPJS Kesehatan dapat melakukan pemantauan layanan, deteksi potensi fraud, hingga analisis pola penyakit secara lebih cepat dan akurat," kata Setiaji.

Melalui forum Asia eHealth Information Network (AeHIN), BPJS Kesehatan membuka peluang perluasan teknologi adaptif bersama Kementerian Kesehatan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan.

>>> Prabowo Instruksikan Sekolah di Indonesia Ajarkan Bahasa Prancis

"Melalui kunjungan ini, BPJS Kesehatan tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan kerja sama antarnegara dalam pengembangan sistem kesehatan digital," ujarnya.

Langkah transformasi digital ini mendapat respons positif dari delegasi internasional.

Alvin Marcelo, Direktur Asia eHealth Information Network, menyatakan, "Kami sangat terkesan dengan perkembangan teknologi informasi di BPJS Kesehatan.

Pengelolaan dasbor dapat berjalan efektif dengan dukungan sumber daya yang kompeten dan berdedikasi."

Optimalisasi Layanan Tanpa Tatap Muka

Di tingkat daerah, optimalisasi layanan tanpa tatap muka terus dikampanyekan agar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Asisten Deputi Bidang SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah XI Bali NTT NTB Made Sukmayanti menyampaikan, pemanfaatan gawai via aplikasi Mobile JKN atau pesan WhatsApp Pandawa dapat memotong jalur birokrasi antrean fisik di kantor cabang.

"Hal simpel, contohnya adalah mengecek status kepesertaan. Peserta JKN tidak perlu susah-susah datang ke kantor.

Pada era teknologi yang sudah maju ini kita cukup menggunakan HP saja.

>>> Moonton Rilis Kode Redeem ML 29 Mei 2026 untuk Klaim Item Gratis

Kami telah sediakan aplikasi Mobile JKN sejak lama yang bisa didownload via Play/App Store atau bisa lewat WA melalui Pandawa," ungkap Sukmayanti.

Fitur di dalam Mobile JKN mencakup telehealth, pendaftaran antrean online, info iuran, skrining riwayat kesehatan, hingga program Rehab untuk mencicil tunggakan.

"Jika semua Peserta JKN dapat memanfaatkan aplikasi tersebut maka banyak keuntungan yang bisa didapat peserta.

Sebagai contoh pada aplikasi Mobile JKN ada fitur info program JKN, Telehealth, info riwayat pelayanan, Rehab, penambahan peserta, info peserta, lokasi faskes, perubahan data, pengaduan, info iuran, skrining riwayat kesehatan, antrian online dan banyak lagi info lainnya," lanjut Sukmayanti.

Bagi masyarakat yang menginginkan platform lebih praktis tanpa unduhan aplikasi, layanan Pandawa menjadi opsi utama. "Saat ini WA sudah lumrah digunakan oleh berbagai usia.

Bagi yang kesulitan menginstal Mobile JKN bisa memanfaatkan Pandawa yang fiturnya lebih sederhana tapi sama-sama lengkap untuk administrasi layanan.

Sekali lagi kami harap informasi ini dapat sampai kepada semua masyarakat atas bantuan dari media," tutup Sukmayanti.

>>> Mitsubishi Destinator Hadirkan Solusi Penyimpanan Cerdas di Kabin

Fitur pendaftaran online ini juga terintegrasi ke puskesmas. Peserta aktif dapat memilih poli, menuliskan keluhan kesehatan, dan memantau sisa antrean secara berkala.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru