⌂ Beranda News Polisi Autopsi Jenazah Satu Keluarga Tewsa Kamping di Kledung Temanggung

Polisi Autopsi Jenazah Satu Keluarga Tewsa Kamping di Kledung Temanggung

Polisi Autopsi Jenazah Satu Keluarga Tewsa Kamping di Kledung Temanggung
Proses autopsi jenazah satu keluarga tewas saat kamping di Kledung Temanggung
A A Ukuran Teks16px

Tim identifikasi bersama DVI Polda Jawa Tengah menggelar autopsi terhadap jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas saat berkemah di objek wisata kawasan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Proses pemeriksaan forensik dipusatkan di RSUD Temanggung. Petugas mengevakuasi keempat jenazah dari lokasi kejadian menuju rumah sakit dan memulai autopsi sejak pagi hari.

>>> AKSES Kritik Ekspansi Alfamart dan Indomaret: Masuk Gang dan Kampung

"Untuk saat ini, kami dari tim identifikasi dan dibantu oleh DVI Polda telah melaksanakan pemeriksaan autopsi," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung Iptu I Komang Mahendra Deputra di RSUD Temanggung, Kamis (28/5/2026).

Ia menambahkan, autopsi dimulai pukul 08.00 WIB. "Kalau untuk selesainya, karena agak banyak.

Kami belum tahu kapan selesainya," ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sisa makanan yang berada di lokasi perkemahan korban. Makanan tersebut akan diuji secara klinis.

>>> 8 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Aman dan Tahan Lama

"Dan untuk makanan yang dibawa dari korban itu sedang kami laksanakan pemeriksaan di laboratorium di Lab Forensik Polda Jateng," kata Iptu I Komang Mahendra Deputra.

Autopsi Mendalam pada Satu Jenazah

Iptu I Komang Mahendra Deputra menjelaskan bahwa autopsi mendalam hanya diterapkan pada satu jenazah. Pihak kepolisian tidak merinci identitas spesifik korban tersebut.

"Salah satu (autopsi), karena semuanya di lokasi. Nggih, betul (selesai autopsi), dikembalikan (diserahkan) kepada keluarga untuk dilaksanakan penguburan," katanya.

>>> Mandiri Herindo Adiperkasa Bagikan Dividen Tunai Rp196,74 Miliar

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh petugas objek wisata pada Rabu (27/5) saat hendak mengingatkan rombongan untuk check out.

Petugas tidak mendapat respons dari dalam tenda.

Petugas kemudian berinisiatif membuka pintu fasilitas kamping dan menemukan keempat orang tersebut sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Para korban teridentifikasi sebagai tiga orang laki-laki berinisial MAM (52), AEH (17), dan BAH (21), serta seorang perempuan berinisial M (43).

>>> Rupiah Tertekan Mendekati Rp 18.000 per Dolar AS Akhir Mei

Seluruh korban merupakan warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.

A
Tim Redaksi
Penulis: Anna Suleta
📰 Update Terbaru