Crystal Palace diunggulkan menjadi juara UEFA Europa Conference League menjelang laga final melawan Rayo Vallecano di Red Bull Arena, Leipzig, Jerman, Kamis (28/5/2026) dini hari WIB.
Berdasarkan analisis Supercomputer Opta, Crystal Palace memiliki peluang menang 50,4 persen dalam waktu normal maupun perpanjangan waktu.
>>> Gelombang Panas Asia Tekan Jaringan Listrik Global
Sementara itu, kans kemenangan Rayo Vallecano hanya 23,2 persen, dan kemungkinan imbang sebesar 26,4 persen.
Kedua tim sama-sama mengemas delapan kemenangan di kompetisi ini. Namun, Rayo Vallecano hanya memainkan 12 laga, sedangkan Crystal Palace melewati lebih banyak pertandingan.
>>> BEI Rombak Konstituen JII, Keluarkan Saham ASII dan PANI
Dari segi produktivitas gol, Crystal Palace unggul dengan 25 gol, tiga lebih banyak dari Rayo Vallecano. Sektor pertahanan keduanya identik karena sama-sama kebobolan 12 gol.
Insiden Penyerangan Suporter
Persiapan final sempat ternoda oleh aksi kekerasan terhadap pendukung Crystal Palace di Leipzig. Sekelompok pria berpakaian hitam menyerang menggunakan kursi dan pecahan kaca di luar sebuah bar.
Aparat kepolisian setempat turun tangan mengamankan situasi.
>>> Laba Bersih PT Dirgantara Indonesia Melonjak 345 Persen
Sebelumnya, Crystal Palace kecewa karena regulasi multi-klub UEFA membatalkan hak mereka di Liga Europa. Manajemen menyampaikan protes keras secara formal.
"Prestasi olahraga menjadi tak berarti," ujar pihak klub. Posisi mereka di kompetisi lebih tinggi dialihkan ke Nottingham Forest setelah keputusan CAS.
>>> Badan Gizi Nasional Ubah Pola Distribusi Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari
Kini, The Eagles berpeluang mengamankan trofi ketiga dalam setahun setelah memenangi Piala FA dan Community Shield pada 2025.
