⌂ Beranda News Laba Bersih PT Dirgantara Indonesia Melonjak 345 Persen

Laba Bersih PT Dirgantara Indonesia Melonjak 345 Persen

Laba Bersih PT Dirgantara Indonesia Melonjak 345 Persen
PT Dirgantara Indonesia fasilitas produksi pesawat
A A Ukuran Teks16px

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 345,97 persen dibandingkan realisasi tahun buku 2024.

Pencapaian tersebut diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 Holding DEFEND ID di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (26/5).

>>> PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Bagikan Dividen Final Rp170 per Saham

Selain laba bersih, skor Key Performance Indicator (KPI) PTDI mencapai 100,65 dari target 100.

Hasil ini dipicu oleh penguatan indikator nilai ekonomi dan sosial, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi, serta pengembangan sumber daya manusia di sektor dirgantara.

Perubahan Struktur Organisasi

RUPS juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan direksi dan perombakan susunan Dewan Komisaris.

Jabatan Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan diubah menjadi Direktur Niaga & Pengembangan yang diamanatkan kepada Moh. Arif Faisal.

>>> Maree Mart Manfaatkan Teknologi Digital untuk Kembangkan Ritel Modern

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM berganti menjadi Direktur Keuangan & SDM yang dipimpin oleh Dhias Widhiyati.

RUPS mengangkat Ony Arifianto sebagai Direktur Teknologi & Manajemen Risiko.

Posisi Wakil Komisaris Utama kini dijabat oleh Bagus Puruhito menggantikan Bonar H. Hutagaol, dan Erwin Dimas ditetapkan sebagai Komisaris baru.

Moh.

>>> Ashanty Ceritakan Pengalaman Spiritual Selama Ibadah Haji di Tanah Suci

Arif Faisal menyatakan capaian kinerja PTDI merupakan hasil penguatan kapabilitas bisnis, engineering, produksi, dan kolaborasi strategis bersama ekosistem industri pertahanan nasional.

Ke depan, PTDI akan terus memperkuat penguasaan teknologi dirgantara nasional untuk mendukung kemandirian pertahanan dan daya saing industri Indonesia di tingkat global.

Manajemen PTDI akan melanjutkan penguatan fundamental bisnis melalui efisiensi eksekusi proyek, manajemen kas, optimalisasi rantai pasok, dan percepatan program strategis.

Pengembangan ekosistem industri dirgantara nasional juga diperkuat melalui proyek Kertajati Aerospace Park di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, yang dimulai sejak Desember 2025 oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) dan BIJB.

>>> Pertamina Lubricants Beri Panduan Kenali Waktu Ganti Oli Mobil

Fasilitas MRO di Kertajati mencakup perawatan pesawat rotary wing dan fixed wing, manufaktur suku cadang, logistik, pelatihan, hingga pengembangan SDM aviasi.

H
Tim Redaksi
Penulis: Hana
📰 Update Terbaru