PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) membukukan lonjakan penjualan sebesar 109,8 persen pada kuartal I-2026.
Nilai penjualan mencapai Rp85,26 miliar, naik drastis dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp40,63 miliar.
>>> Krisis Replikasi Ilmiah: Antara Fondasi Kebenaran dan Asumsi Akademik
Kenaikan ini didorong oleh tingginya permintaan dari sektor pertanian dan realisasi kontrak baru. Hal tersebut tercermin dalam laporan keuangan perseroan per 31 Maret 2026.
Laba Bersih Tumbuh 78,8 Persen
Kenaikan penjualan turut mendorong pertumbuhan laba bersih perseroan.
Laba bersih NPGF naik 78,8 persen menjadi Rp1,60 miliar, dibandingkan Rp896,56 juta pada kuartal I-2025.
>>> Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas 16 Juni 2026 Stabil
Direktur Operasional NPGF, Prim Galawira Atmaja, menyatakan bahwa kebutuhan pupuk di sektor pertanian masih cukup baik.
Perusahaan terus memperluas jangkauan pemasaran dan memperkuat hubungan dengan pelanggan untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Ekspansi pasar dan penguatan jaringan distribusi menjadi strategi utama di balik pencapaian ini. Manajemen optimistis prospek usaha tahun ini didukung oleh kontrak penjualan pupuk senilai sekitar Rp217 miliar.
Realisasi kontrak tersebut akan dijalankan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Nilai kontrak setara dengan lebih dari 2,5 kali lipat penjualan bersih kuartal I-2026.
>>> Investor Disarankan Menunda Pembelian Emas secara Agresif saat Koreksi
Manajemen mengonfirmasi perolehan kontrak ini memberikan kepastian pendapatan di tengah fokus nasional pada ketahanan pangan.
Berdasarkan neraca keuangan, total aset perseroan naik menjadi Rp438 miliar per Maret 2026, dari Rp366,58 miliar pada akhir 2025.
Sementara itu, ekuitas NPGF tercatat sebesar Rp240,63 miliar.
>>> 10 Profesi yang Tidak Bisa Digantikan Kecerdasan Buatan
Ke depan, manajemen akan mengutamakan efisiensi, penguatan distribusi, dan pengelolaan modal kerja secara hati-hati.